Apa Sih Perbedaan Retargeting Vs Remarketing?

Ruth
1 bulan lalu
148
Apa Sih Perbedaan Retargeting Vs Remarketing?

Sudahkah Anda tahu bahwa pengunjung website tidak semuanya langsung melakukan pembelian setelah melihat-lihat produk. Sebagian dari pengunjungnya ada yang mengecek promo, memasukkan produk ke keranjang, dan ada pula yang hanya memantau produk terbaru Anda. Jika Anda ingin meningkatkan jumlah pembeli maka ketahui tips retargeting vs remarketing.

 

Dengan menggunakan retargeting vs remarketing maka akan meningkatkan jumlah pembeli secara drastis sehingga jumlah pendapatan Anda akan bertambah banyak setiap harinya. 

 

Tentunya, hal tersebut sangat terdengar menarik bukan? Anda dapat menerapkan keduanya sekaligus atau menerapkan satu per satu yang cocok dengan bisnis Anda karena terdapat perbedaan diantara keduanya.

 

Pengertian Retargeting

Retargeting dikenal sebagai salah satu strategi marketing yang sudah pasti jitu untuk mendapatkan pelanggan yang pernah berinteraksi di website atau brand perusahaan Anda.

 

Contohnya, saat Anda membuka website A lalu meninggalkan website tersebut maka ketika Anda membuka website yang lainnya akan muncul iklan yang sama dari website sebelumnya. Secara tidak langsung, peristiwa tersebut dikatakan dengan retargeting.

 

Manfaat Retargeting

Sebelum memahami perbedaan antara regatering vs remarketing maka sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu manfaat retargeting dalam penjelasan di bawah ini.

 

  1. Memberikan wawasan mengenai persentase konversi

Pertama, manfaat melakukan retargeting yaitu memberikan wawasan mengenai persentase konversi sehingga sangat membantu marketer untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih banyak dan detail mengenai jumlah presentasi dari tingkat konversi yang digunakan untuk meningkatkan jumlah pelanggan secara potensial.

 

  1. Meningkatkan Penjualan

Berikutnya, manfaat dari retargeting yaitu membantu untuk meningkatkan jumlah penjualan perusahaan sehingga pendapatan juga akan bertambah. Dengan melakukan strategi tersebut maka akan membantu untuk mendapatkan jumlah pelanggan yang lebih banyak dengan sasaran konsumen lebih luas.

 

  1. Meningkatkan pengakuan terhadap brand

Saat Anda melakukan retargeting maka akan meningkatkan pengakuan terhadap brand perusahaan Anda sendiri sehingga akan semakin banyak orang yang percaya menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.

 

Tips Melakukan Retargeting

Agar Anda berhasil dalam melakukan retargeting dengan meningkatnya jumlah penjualan dan pendapatan maka lakukan beberapa tips di bawah ini.

 

  1. Lakukan eksperimen iklan

Tips yang pertama untuk melakukan retargeting yaitu Anda disarankan untuk melakukan eksperimen iklan secara rutin. Contohnya, Anda dapat melakukan pemasangan iklan pertama dengan jangka waktu 2-3 hari.

 

Apabila hasilnya menunjukkan peningkatan maka Anda dapat menambahkan durasi iklan ke depannya.

 

  1. Memperbarui iklan 

Selanjutnya, saat Anda melakukan retargeting maka sebaiknya lakukan pembaharuan iklan setiap bulannya agar pelanggan tidak merasa bosan dengan bentuk iklan yang ditonton. Buatlah iklan semenarik mungkin agar terlihat persuasif.

 

  1. Targetkan pelanggan dengan tepat

Anda juga disarankan untuk melakukan retargeting iklan kepada pelanggan dengan tepat dengan melihat cart, formulir kontak, dan statistik pengunjungnya.

 

Pengertian Remarketing

Remarketing dikenal sebagai salah satu strategi marketing yang dapat Anda gunakan untuk menghubungi konsumen agar membeli produk atau menggunakan jasa yang Anda tawarkan. Fokus remarketing adalah mempertahankan customer dan pelanggannya.

 

Contoh remarketing yaitu mengirimkan email kepada pembeli atau konsumen yang sudah pernah melakukan pembelian produk tentang beberapa hal seperti pemberitahuan promo, diskon, pengenalan produk baru, kupon potongan, dan yang lainnya lagi.

 

Manfaat Remarketing

Saat Anda melakukan remarketing maka dapat merasakan beberapa manfaatnya yang luar biasa loh, berikut ini penjelasannya.

 

  1. Relevansi Iklan Meningkat

Manfaat remarketing yang pertama yaitu relevansi iklan menjadi meningkat. Hal tersebut dikarenakan iklan ditayangkan kepada pelanggan yang sebelumnya pernah membuka website bisnis Anda. 

 

Saat Anda melihat iklan produk A di website Anda, lalu iklan yang muncul lagi yaitu iklan terkait dengan produk A yang sebelumnya sudah ditayangkan. Hal tersebut tentu saja akan membuat orang yang melihatnya menjadi merasa penasaran.

 

Untuk merancang strategi tersebut maka Anda dapat melakukannya dengan digital marketing agency sehingga pola strategi marketing untuk perusahaan dapat tercapai dengan cepat.

  1. Jangkauan pelanggan meningkat

Berikutnya, saat menggunakan strategi remarketing maka akan meningkatkan jangkauan pelanggan sampai dengan 89 karena  persen pengguna tidak melakukan tindakan selain mengunjungi halaman website.

 

Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa strategi marketing memang memiliki peranan sangat penting untuk calon konsumen agar dapat masuk ke website Anda lalu melihat produk-produk yang ditawarkan.

 

  1. Menjaga Hubungan dengan Pelanggan

Apabila Anda menjalankan remarketing maka dapat menjaga hubungan dengan para pelanggan. Dengan demikian maka pelanggan dapat berinteraksi ke website bisnis Anda kemudian tidak akan lupa dengan brand atau merk produk yang ditawarkan oleh perusahaan Anda.

 

Dengan demikian maka Anda dapat memasukkan setiap orang yang tertarik untuk membeli produk ke dalam target remarketing sehingga akan menampilkan iklan kepada target atau sasaran konsumen tersebut.

 

Hal tersebut sangat memungkinkan para calon konsumen atau pembelinya untuk melakukan transaksi di kemudian hari. Nah, aktivitas tersebut sangat cocok untuk Anda lakukan dalam upaya melakukan branding agar produk Anda menjadi lebih populer.

 

Tips Untuk Memaksimalkan Proses Remarketing

Ketahui beberapa tips untuk memaksimalkan proses remarketing sesuai dengan target penjualan, Yuk ketahui informasinya di bawah ini.

 

  1. Membatasi Frekuensi Iklan

Tips yang pertama untuk memaksimalkan proses remarketing yaitu sebaiknya Anda membatasi frekuensi iklan. Jika Anda mempunyai keinginan untuk menyampaikan pesan yang bagus agar tepat sasaran kepada calon konsumen maka sebaiknya munculnya iklan tersebut dibatasi agar tidak terlalu sering agar tidak membuatnya merasa bosan.

 

  1. Membuat Analisis

Tips selanjutnya, Anda disarankan untuk membuat analisis sehingga sebaiknya lakukan eksperimen yang terkait dari pengalaman para konsumen dan pelanggan. Anda dapat menggunakan tool analytic untuk mengetahui performa website sehingga dapat memaksimalkan jumlah pengunjung agar semakin banyak.

 

Persamaan dan Perbedaan Remarketing dan Retargeting

Setelah Anda mengetahui pengertian dan manfaat remarketing vs retargeting maka Anda juga harus tahu mengenai persamaan dan perbedaannya, berikut ini penjelasannya.

 

  1. Persamaan Remarketing dan Retargeting

Ternyata remarketing dan retargeting juga mempunyai persamaan yang sama –sama digunakan untuk strategi marketing, berikut ini penjelasannya.

 

  • Retargeting vs Remarketing memiliki target calon konsumen dari orang yang sudah populer dengan brand Anda atau pernah menggunakannya.

  • Retargeting vs Remarketing dilakukan  kepada orang yang sudah pasti berpotensi dalam melakukan pembelian.

  • Ratargeting vs Remarketing dapat memabngun branding dan meningkatkan brand awareness.

 

Perbedaan Remarketing dan Retargeting

Setelah mengetahui persamaan Retargeting vs Remarketing maka Anda juga harus mengetahui perbedaannya dalam penjelasan di bawah ini.

 

  • Retargeting menggunakan iklan untuk menarik kembali pengunjung agar kembali lagi ke website Anda.

  • Remarketing  fokus  merayu kembali konsumen melalui email yang relevan dengan adanya diskon dan promo.

  • Retargeting memanfaatkan iklan berbayar agar muncul di media sosial, website, media sosial, dan aplikasi yang digunakan.

  • Remarketing menggunakan email dan kontak konsumen lainnya untuk merayunya kembali membeli produk atau menggunakan jasa yang ditawarkan.

 

Demikianlah seputar penjelasan mengenai Retargeting vs Remarketing yang harus Anda ketahui sebagai strategi marketing yang tepat.