Ini 5 Aktivitas Marketing Agar Customer Berpotensi Mau Beli

D
Dwika
5 menit baca
Ecommerce

Artikel Terbaru

tips-mengoptimalkan-last-mile-delivery

Cara Mengoptimalkan Last Mile Delivery yang Justru Banyak Bisnis Lewatkan!

tips-menurunkan-ongkir-30-persen-bisnis-online

Ongkir Besar Bisa Bikin Margin Tipis, Begini Cara Turunkannya 30%

tips-mengatasi-barang-tertahan-bea-cukai

Paket Tertahan Bea Cukai? Begini Cara Ampuh Mengatasinya Agar Bisnis Tetap Lanca...

tips-mengatasi-pengiriman-gagal-marketplace

Pengiriman Webstore/Marketplace Gagal? Begini Cara Mengatasinya

Aktivitas marketing

Produk (baik jasa maupun barang) sering dilabeli ‘murah’ atau ‘terjangkau’. Harapannya, agar target market berminat untuk membeli. Padahal, alasan tersebut hanyalah sebagian dari alasan mengapa orang mau melakukan pembelian. Sebelum terjadi pembelian, ada aktivitas marketing yang dilakukan. Marketing bertugas “mempengaruhi” (to influence) agar muncul “potensi pembelian” (to buy). Beli atau tidak, itu keputusan audience yang kita target. Agar terhindar dari kesulitan merencanakan dan melakukan marketing, berikut ini 5 aktivitas marketing yang bisa Sahabat rencanakan dan lakukan, agar dapat mempengaruhi seseorang melakukan pembelian.

1. MEMBANGUN KESADARAN BRAND:

Membangun kesadaran Brand adalah satu upaya agar calon pembeli terpengaruhi untuk mau mengenal lebih dalam tentang bisnis dan produk yang kita tawarkan.  Caranya, dengan menampilkan sebuah pesan berisi value/gagasan yang disukai oleh calon pembeli.  Pesan tersebut diolah secara visual maupun audio, dan ditampilkan di saluran media. Kita juga perlu memilih media yang dan metode yang disukai oleh calon pembeli agar pesan dapat tersampaikan dengan baik.

2. MEMBANGUN PERTIMBANGAN:

Ada sebagian calon pembeli yang sudah memiliki kesadaran atau kebutuhan terhadap solusi dari masalah yang sedang di hadapi. Tahapan ini calon pembeli mulai mencari-cari berbagai solusi yang ada di sedaiakan di market. Dalam proses pencarian dari seorang calon pembeli yang sedang mencari solusi terbaik dari masalah yang di hadapi, tentunya akan bertemu dengan banyak media dari berbagai bisnis yang menawarkan jasa dan produk. Tentunya penting dari bisnis kita untuk ikut muncul dari media-media yang ada untuk menampung calon konsumen yang sedang mempertimbangkan jasa atau produk yang terbaik untuknya.  Media ini berisi konten visual maupun audio, agar target market semakin kuat keyakinannya untuk membeli produk (baik barang maupun jasa) dari bisnis. Bisnis kita bisa memunulkan fitur, benefit, atau testimoni, dengan cara yang sesuai dengan psikologi dan kisah yang sedang di hadapi calon konsumen.

Nah, lalu bagaimana cara mengumpulkan testimoni? Mari simak link ini yang membahas pengertian dan cara mendapatkan testimoni pelanggan.

3. MENDORONG KONVERSI:

Bagian ini yang biasanya kita para pebisnis manfaatkan untuk menyegerakan calon konsumen untuk segera melakukan transaksi.  Ada banyak elemen marketing yang bisa dimanfaatkan dalam tahap ini, diantaranya: penentuan harga, pengemasan, diskon, batas waktu pembelian, biasanya kita gunakan pada bagian ini untuk menyegerakan calon pembeli melakukan transaksi.  Tentunya penggunaan elemen-elemen tersebut tidak bisa sembarangan dan harus dipertimbangkan untuk memilih elemen yang tepat digunakan. Semakin banyak elemen value yang tepat ditampilkan sebelum bagian konversi maka semakin mudah pembelian dapat terjadi.

4. MEMBANGUN LOYALITAS:

Setelah kustomer melakukan pembelian tentunya akan menerima dan menggunakan produk yang kita tawarkan.  Yang perlu kita ketahui adalah, sebenarnya produk adalah salah satu saluran marketing agar menimbulkan  loyalitas dan dapat terjadi pembelian ulang. Melalui produk kita bisa menciptakan trust dari konsumen ke bisnis kita. Karena di momen inilah brand akan menancap kuat. Namun hal ini juga berlaku sebaliknya.  Produk yang buruk akan menciptakan ketidak percayaan konsumen kepada brand kita.

5. MEMBANGUN ADVOKASI:

Target market yang sudah merasakan value dan merasa loyal dengan sesuatu, punya keinginan untuk menyampaikan juga kepada khalayak. Mereka akan memberikan ‘pembelaan’ dan menguatkan aktivitas-aktivitas marketing yang sudah ada. Semakin banyak orang yang rela melakukan hal ini, semakin kuat aktivitas marketing secara keseluruhan.

Seperti yang disebutkan di atas, keputusan membeli atau tidak ada di tangan audience. Karenanya, cukup masuk akal jika Anda perlu memahami karakteristik orang-orang yang berinteraksi dengan produk bisnis Anda.

KiriminAja membuatkan rangkuman khusus karakteristik target konsumen, target audience, dan target market. Anda cukup meng-klik tautan tersebut, membaca, dan mengkombinasikan dengan praktik marketing.

Memahami karakteristik ketiga kelompok tersebut akan memudahkan Anda menjalankan praktik marketing yang lebih strategis dan tepat sasaran.

Melalui 5 aktivitas yang sudah kami jelaskan diatas, semoga langkah-langkah marketing bisnis dapat lebih mudah direncanakan dan dilakukan. Penjelasan yang lebih detail, tunggu artikel berikutnya ya! Semoga memberi inspirasi!

BAGIKAN ARTIKEL INI:

|

Artikel Terkait

tips-mengoptimalkan-last-mile-delivery

Cara Mengoptimalkan Last Mile Delivery yang Justru Banyak Bisnis Lewatkan!

Pamungkas03 May 2026Ecommerce
tips-menurunkan-ongkir-30-persen-bisnis-online

Ongkir Besar Bisa Bikin Margin Tipis, Begini Cara Turunkannya 30%

Pamungkas02 May 2026Ecommerce
tips-mengatasi-barang-tertahan-bea-cukai

Paket Tertahan Bea Cukai? Begini Cara Ampuh Mengatasinya Agar Bisnis Tetap Lancar!

Pamungkas01 May 2026Ecommerce

Satu Solusi untuk Semua #PastiAman

Mulai Kirim Paketmu Sekarang!

Jadikan pengalaman pengiriman paket lebih mudah dengan aplikasi KiriminAja.

google-playapple-store
qr code install

Atau versi Web Dashboard