Ini Dia Perbedaan Tagline dan Slogan

K
Kinanthi Haksari
5 menit baca
Bisnis

Artikel Terbaru

tips-mengoptimalkan-last-mile-delivery

Cara Mengoptimalkan Last Mile Delivery yang Justru Banyak Bisnis Lewatkan!

tips-menurunkan-ongkir-30-persen-bisnis-online

Ongkir Besar Bisa Bikin Margin Tipis, Begini Cara Turunkannya 30%

tips-mengatasi-barang-tertahan-bea-cukai

Paket Tertahan Bea Cukai? Begini Cara Ampuh Mengatasinya Agar Bisnis Tetap Lanca...

tips-mengatasi-pengiriman-gagal-marketplace

Pengiriman Webstore/Marketplace Gagal? Begini Cara Mengatasinya

Akses Cepat

  1. Tagline
  2. Slogan
Beda tagline dan slogan

Tahukah kamu, bahwa tagline dan slogan memiliki fungsi yang hampir sama namun sesungguhnya berbeda. Memang sepintas fungsi dari tagline dan slogan hampir sama, yaitu sebagai pengingat atau brand awareness sebuah produk. Walaupun hampir memiliki fungsi yang sama ternyata masing-masing penggunaannya memiliki perbedaan.

Tagline dan slogan selalu mengikuti logo brand tersebut. Selain menjadi karakter atau penanda sebuah logo, tagline dan slogan dibuat saling berkaitan dengan brand tersebut sehingga dapat menjadi pengingat brand tersebut.

Tagline

Tagline merupakan logo verbal karena umumnya frasa yang digunakan akan berasosiasi dengan brand. Umumnya tagline dibuat mengikuti perkembangan trend dan mengikuti jaman. Biasanya kata-kata yang digunakan sebagai tagline akan memilki ciri khas, unik, dan inspiratif. Seperti contohnya tagline sebuah brand handphone pada jaman dahulu, Nokia “connecting people”.

Anda bisa memahami definisi, jenis, dan bagaimana praktik tagline di berbagai tipe perusahaan di uraian ini

KiriminAja merangkum berbagai hal terkait tagline dalam uraian tersebut. Anda hanya perlu klik tautannya, memahami, dan mulai mencoba mempraktikkannya.

Slogan

Frasa yang digunakan dalam sebuah slogan cenderung sebagai pengenalan produk tersebut. Kalimat-kalimat ajakan, deskripsi produk, atau yang berhubungan dengan target konsumen sering digunakan dalam slogan. Biasanya slogan yang dimilki berbeda-beda pada setiap produk atau seri yang brand tersebut miliki. Hal ini terjadi karena berbedanya target konsumen dari setiap produk yang diciptakan.

Tagline dan slogan menjadi rancu penggunaanya dikarenakan beberapa brand menggunakan tagline dan slogan yang sama. Hal ini dikarenakan brand tersebut masih membutuhkan identitas yang kuat, sehingga konsumen tidak kebingungan membedakan sebuah brand, dan lebih cenderung mengingat brand dalam satu frasa. Pembuatan sebuah tagline disarankan mencari perspektif yang unik dari brand tersebut, sedangkan untuk pembuatan sebuah slogan, diharapkan frasa yang digunakan dapat menggunakan kata-kata yang kreatif, mudah diingat dan catchy.

BAGIKAN ARTIKEL INI:

|

Artikel Terkait

tips-mengatasi-barang-tertahan-bea-cukai

Paket Tertahan Bea Cukai? Begini Cara Ampuh Mengatasinya Agar Bisnis Tetap Lancar!

Pamungkas01 May 2026Ecommerce
tips-mengatasi-pengiriman-gagal-marketplace

Pengiriman Webstore/Marketplace Gagal? Begini Cara Mengatasinya

Pamungkas30 Apr 2026Ecommerce
tips-mengoptimalkan-biaya-fulfillment

Cara Mengoptimalkan Biaya Fulfillment Supaya Bisnis Tetap Untung

Pamungkas30 Apr 2026Ecommerce

Satu Solusi untuk Semua #PastiAman

Mulai Kirim Paketmu Sekarang!

Jadikan pengalaman pengiriman paket lebih mudah dengan aplikasi KiriminAja.

google-playapple-store
qr code install

Atau versi Web Dashboard