Keuntungan dan Tantangan Bisnis Menjadi Reseller Skincare

Updated August 16, 2022 • Created 2 bulan yang lalu
Keuntungan dan Tantangan Bisnis Menjadi Reseller Skincare

Skincare adalah serangkaian perawatan kulit yang dapat merawat kesehatan dan kecantikan kuli; SehatQ, 2020. Masyarakat banyak yang sudah sadar akan pentingnya skincare, sehingga bisa dijadikan objek bisnis yang profitable.

Menjadi reseller skincare memang menguntungkan. Bila Anda ingin menjadi reseller produk perawatan kulit, pastikan untuk mengetahui berbagai keuntungan dan tantangan bisnisnya pada artikel ini.

Yuk, ikuti pembahasan kami selengkapnya!

Keuntungan Menjadi Reseller Skincare

Skincare dikenal sebagai produk yang harus dipakai dalam jangka waktu panjang agar kesehatan kulit selalu terjaga. Itulah sebabnya penjualan produk skincare semakin meningkat dari hari ke hari.

Bahkan di tahun 2021, penjualan produk sejenis di e-commerce mencapai 46,8%. Pada kuartal awal tahun 2021, penjualan produk skincare mencapai kisaran angka hampir 900 juta rupiah.

Proyeksi keuntungan yang dihasilkan dari bisnis skincare diprediksikan akan terus meningkat. Inilah mengapa masyarakat disarankan untuk menjadi reseller skincare dan merintis bisnis tersebut sejak dini.

Mengapa demikian?

1. Spektrum pasar semakin luas

Alasan pertama, yaitu karena spektrum target pasar bisnis skincare semakin luas dari waktu ke waktu. Semakin banyak skincare yang dibuat khusus untuk anak kecil, remaja, orang dewasa, bahkan orang dengan usia lanjut.

Jumlah anak usia dini (0-6 tahun) mencapai 30,83 juta anak di Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2021. Jika Anda menyasar target pasar skincare anak usia dini, bayangkan berapa keuntungan yang akan didapatkan.

2. Jenis produk semakin banyak

Perkembangan industri skincare semakin menjadi-jadi. Jenis produk skincare bukan hanya berkutat pada toner, serum, sunscreen, dan berbagai produk basic lain.

Jenis produk skincare pun semakin hari semakin banyak. Belakangan ini muncul produk dengan tipe exfoliating toner, booster pre-serum, lip scrub, face oil, dan lain sebagainya. Masyarakat semakin bebas memilih produk sesuai kebutuhan mereka.

3. Model produk semakin inovatif

Produsen skincare selalu mencari cara untuk menarik minat pelanggan. Mereka berlomba-lomba membuat produk yang tak hanya bermanfaat baik bagi kulit. Namun juga memiliki bentuk yang inovatif sehingga mengundang minat beli.

Contohnya, ada produk skincare yang wadahnya berbentuk buah apel. Ada juga produk skincare yang diberi campuran kelopak bunga asli di dalamnya. Tak hanya itu, bahkan ada produk skincare yang dicampur dengan senyawa emas!

4. Banyak merk baru bermunculan

Di Indonesia maupun di pasar global, banyak merk skincare baru yang dirilis per tahun. Contohnya, merk seperti JLO Beauty, Rare Beauty, dan lain-lain dirilis tepat pada awal tahun 2021. Dan di tahun ini pun masih banyak lagi merk fresh yang bermunculan, sehingga reseller semakin bebas memilih produk yang akan dijual.

Ke-4 alasan di atas pastinya membuat Anda semakin tertarik untuk berbisnis skincare dengan menjadi reseller produk. Jual beli skincare dengan sistem reseller memang mudah dan menyenangkan, ya!

Peluang Bisnis Reseller Skincare di Indonesia

Industri kecantikan di Indonesia mengalami peningkatan pesat di tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2022 sendiri, bisnis ini diperkirakan akan semakin meningkat, bahkan bisa mendatangkan keuntungan besar bagi pelakunya.

Walaupun sempat terdampak COVID 19, bisnis skincare serta kosmetik nyatanya tidak terlalu goyah. Masyarakat juga semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan kulit alih-alih merias bagian luar kulitnya saja.

Jika Anda ingin berbisnis skincare, hal ini merupakan pilihan tepat. Mulailah bisnis reseller skincare sekarang juga. Sebab bisnis tersebut membutuhkan modal yang tak terlalu banyak, namun bisa mendatangkan keuntungan cukup besar.

Menurut CEO Martha Tilaar Group, perusahaan skincare cenderung mengalami perpendekan birokrasi distribusi produk ke konsumen lewat e-commerce. Namun, bukan berarti peluang bisnis menjadi reseller skincare akan semakin redup.

Justru para reseller bisa semakin mudah memasarkan produk mereka melalui platform penjualan online. Dengan metode promosi yang tepat dan tawaran harga yang tidak memberatkan, produk Anda akan semakin laris nantinya.

Tantangan Bisnis Reseller Skincare

Peluang bisnis reseller skincare memang menggiurkan. Para reseller hanya perlu menyetok produk di tempat mereka, lalu menjualkan kembali produk tersebut secara online maupun offline.

Walau terkesan mudah dan murah, namun sejatinya ada banyak tantangan bisnis yang harus dihadapi para reseller skincare. Diantaranya:

Harus jeli memilih produk

Sebenarnya, product reselling adalah tentang menjualkan produk yang menjadi jawaban atas masalah orang lain. Bukan tentang menjualkan produk yang digemari oleh pribadi penjual itu sendiri.

Itulah mengapa para reseller skincare harus jeli dalam melihat tren produk di masyarakat. Reseller harus bisa one step ahead dalam memprediksikan produk apa saja yang diperkirakan akan laris manis dalam jangka waktu tertentu.

Persaingannya sangat ketat

Tantangan bisnis reseller skincare berikutnya yaitu persaingannya yang sangat ketat. Banyak sekali masyarakat dengan tingkat ekonomi bawah, menengah, dan atas yang menjadi reseller skincare, walaupun target pasarnya berbeda-beda.

Di tengah persaingan yang ketat tersebut, sudah menjadi “PR” bagi para reseller skincare untuk menemukan metode yang tepat untuk melakukan promosi produk. Sehingga bisnis mereka semakin dikenal masyarakat.

TRUST vs Kuantitas

Masyarakat di zaman modern semakin cerdas berkat adanya kecanggihan teknologi. Mereka bisa dengan mudah membedakan produk mana yang mementingkan kualitas atau hanya mengejar kuantitas (harga, target produk terjual, dll).

Alangkah baiknya para reseller skincare mengejar trust atau kepercayaan masyarakat dengan menyuguhkan produk-produk berkualitas. Jika trust tersebut telah didapatkan, maka para pelanggan tidak akan ragu mengeluarkan biaya sebesar apapun untuk membeli produk Anda.

Dan seperti yang kami katakan sebelumnya, tantangan terbesar para reseller skincare ada pada jalur distribusi. Produsen skincare sudah banyak yang mendistribusikan produknya secara mandiri lewat e-commerce.

Namun, peran reseller tidak semudah itu digantikan. Karena seringkali reseller memberikan pelayanan yang lebih memuaskan dari produsen karena jumlah produk yang dipasarkan lebih sedikit.

Menjadi Reseller Skincare yang Kompeten

Bagi pembaca yang memiliki orientasi tingkat tinggi di bidang penjualan skincare, menjadi reseller diyakini menjadi langkah awal untuk sukses. Terutama karena Anda menyukai bisnis ini, dan mau belajar apapun agar bisa menjadi reseller yang sukses.

Kami akan memberikan beberapa tips menjadi reseller skincare yang kompeten. Diantaranya:

  • Jeli melihat peluang bisnis yang ada di sekitar
  • Selalu mengikuti tren perkembangan bisnis skincare
  • Memiliki skill komunikasi dan bisnis yang bagus
  • Ahli dalam mengoperasikan gadget untuk kepentingan pemasaran
  • Melek finansial, sehingga bisnis terus mendatangkan laba
  • Selalu menjaga hubungan baik dengan pembeli

Itulah tadi pembahasan mengenai keuntungan dan tantangan menjadi reseller skincare, serta beberapa tips menjadi reseller skincare yang kompeten. Dengan menerapkan cara-cara tersebut, semoga bisnis Anda bisa semakin dikenal oleh masyarakat. Yuk, menjadi reseller produk perawatan kulit yang dipercaya oleh masyarakat!

Related posts:
  1. 6 Langkah Mudah Melakukan Riset Pasar untuk Pemula Bisnis Skincare
  2. 11 Ide Promo yang Menarik untuk Meningkatkan Penjualan
  3. Cara Menanggapi Keluhan dan Komplain Komplain Konsumen pada Bisnis Anda
  4. 14 Langkah Promosi Skincare Melalui Media Social
  5. 9 Tips Packing Produk Berkualitas yang Aman dan Elegan
Roid Faruq
Author
Roid Faruq
Tags No tags.
Bagikan