Mengenal Lebih Dekat Bisnis Franchise – Keuntungan dan Kekurangannya

Ruth
1 bulan lalu
216
Mengenal Lebih Dekat Bisnis Franchise – Keuntungan dan Kekurangannya

Bagi Anda yang belum memahami tentang bisnis waralaba tentu masih terasa asing di telinga. Adapun yang dimaksud dengan franchise adalah salah satu jenis usaha yang banyak peminatnya apalagi bagi masyarakat di Indonesia. 

Hal ini dikarenakan kemudahan yang ditawarkan dengan sistem yang sudah teruji dan disusun sedemikian rupa. Namun sebelum Anda bergabung dengan salah satu bisnis waralaba ini, sangatlah penting untuk mengetahui apa saja kekurangan serta kelebihannya.

Yang namanya memiliki bisnis adalah impian semua orang namun masih banyak yang mengalami kendala saat membangun bisnis. Sebut saja tidak adanya modal yang cukup serta sumber daya. Belum lagi ide bisnis yang boleh dikatakan terkesan biasa saja hingga strategi akan pemasaran bisnis itu sendiri. Dimana semua ini membutuhkan satu proses yang tidak sebentar.

Meskipun berbagai tantangan ada di depan mata namun bukan berarti Anda tidak bisa memiliki bisnis apapun. Biasanya untuk mengatasi masalah tersebut tidak sedikit calon pebisnis melakukannya dengan cara mudah yaitu mengambil bagian dari bisnis waralaba.

Apa Sih Bisnis Waralaba

Model bisnis seperti ini sebenarnya sudah ada sejak di tahun 1930 yaitu pemilik restoran McDonald Howard Deering Jansen memperkenalkan sistem franchising.

Secara garis besar bisnis waralaba adalah salah satu model usaha yang berjalan antara si pemilik merek tertentu dengan pemodal. Pemilik merek atau brand tersebut akan memberikan hak untuk menjalankan sistem termasuk penggunaan brand sesuai dengan ketetapan yang sudah disetujui bersama. 

Franchise sendiri adalah istilah yang digunakan untuk waralaba di mana tujuannya adalah memberikan kemudahan bagi pemilik modal untuk tidak membangun sistem ataupun merek dari awal. Siapa saja bisa memulai bisnis namun yang mampu bertahan tidak semua orang mampu. Nah, dengan peluang ini tentu saja memberikan kemudahan bagi Anda.

Dalam bisnis waralaba ada dua bagian yaitu pemilik merek biasa disebut dengan pewaralaba atau franchisor. Pemilik brand ini akan memberikan hak usaha serta tidak sedikit juga yang menjadi  produsen terutama dalam hal bahan baku misalnya. Sementara itu untuk pemilik modal disebut dengan istilah waralaba atau bahasa asingnya adalah franchisee

Untuk setiap pihak yang membeli usaha dimana nantinya yang akan menjalankan usaha haruslah mengikuti sistem yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Hal ini penting agar semua bisnis bisa sesuai dengan prosedur yang sudah ditentukan. Untuk itu, agar bisa mendapatkan hak usahanya maka pihak terwaralaba haruslah membayar sejumlah biaya yang sudah ditetapkan.

Adapun biaya yang harus dibayar sudah termasuk biaya royalti, kemudian biaya pengadaan barang untuk mendukung berjalannya usaha, penyediaan bahan baku dan lain sebagainya. Tentu, kebutuhan akan barang barang ini sangat tergantung dari jenis bisnis waralaba yang nantinya dipilih. Yang pasti, semuanya sudah mencakup banyak hal demi tujuan untuk memudahkan Anda menjalankan bisnisnya. 

Apa Saja Peraturan Tentang Waralaba

Layaknya sebuah bisnis berskala besar, maka ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh kedua belah pihak. Bahkan, Pemerintah Indonesia sendiri sudah menuliskannya dalam Perundang Undangan dengan tujuan agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi kedua belah pihak. Adapun peraturan waralaba itu sendiri adalah mengikat antara pihak pertama yang diberi hak sepenuhnya sesuai dengan aturan untuk menggunakan serta memanfaatkanya. 

Di Indonesia sendiri peraturan ini sudah dibukukan dalam bentuk Undang Undang yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2007. Beberapa diantara peraturan tersebut antara lain adalah 

Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI Nomor 259/MPP/KEP/7/1997 tentang Ketentuan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Usaha Waralaba.

Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI Nomor 31/M-DAG/PER/8/2008 tentang Penyelenggaraan Waralaba.

Undang-undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten.

Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek.

Dan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang.

Kenali Keuntungan dan Kekurangan Bisnis Waralaba

Yang namanya bisnis sudah pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Tentu, sebagai calon pemilik bisnis ada baiknya mengetahuinya secara detail guna mengantisipasi hal yang bisa saja terjadi. Nah, begitu juga dengan mereka yang mau ambil bagian dalam bisnis franchise dimana sudah pasti ada yang namanya kelebihan namun tidak sedikit juga kekurangan. Apa saja itu? Berikut ini beberapa keuntungan dalam bisnis waralaba seperti :

Memiliki manajemen yang sudah teruji

Kita tahu bahwa kelebihan dari bisnis waralaba adalah sistem manajemennya yang memang sudah teruji alias sudah siap pakai. Dengan manajemen yang sedemikian rupa ini maka tidak ada salahnya untuk ditawarkan kepada pasar yang nantinya mampu mengatasi perubahan pasar serta strategi yang bisa saja mengalami penambahan.

Intinya, sistem atau manajemen tersebut membuat Anda memiliki peta tersembunyi saat menjalankan bisnis waralaba. Enaknya lagi, Anda tidak perlu trial and error untuk mendapatkan formula yang pas. 

Brand yang sudah dikenal masyarakat

Kesulitan utama bagi pebisnis utama adalah membangun brand. Terlebih harus bersaing dengan para kompetitor yang berada dalam satu target pasar. Nah, masalah ini tidak akan terjadi jika Anda sudah berkecimpung di bisnis waralaba yang memang sudah dikenal masyarakat. Hanya dengan menyebut nama atau merek tertentu, pelanggan sudah paham tanpa harus membutuhkan edukasi yang lebih detail lagi. 

Memiliki jalur distribusi

Biasanya, pemilik waralaba akan memiliki jalur distribusi yang sudah terjalin cukup lama. Misalnya saja bekerja sama dengan pemasok bahan baku untuk bisnis kuliner. Kemudian, Anda tidak akan kesulitan lagi merancang bagaimana metode promosi karena sudah si pemilik brand sudah bekerja sama dengan pemasaran dan lainnya. Dan bukan tidak mungkin Anda akan mendapatkan pelatihan bisnis termasuk bagaimana mengatur keuangan hingga pemasaran misalnya. 

Tingkat keberhasilan yang lebih cepat

Meskipun tidak ada yang bisa menjamin bahwa bisnis bisa berjalan dengan lancar dan berhasil, namun dengan bergabung di salah satu usaha franchise maka kemungkinan untuk memberikan keuntungan cukup cepat. Hal ini tidak lebih dari teknik pemasaran yang sudah berlangsung cukup lama, didukung oleh sistem yang sudah teruji serta ketersediaan produk yang lengkap. Ditambah lagi, pelanggan setia yang siap mengantri untuk setiap produk yang diluncurkan. 

Dibalik keuntungan yang ditawarkan, tentu Anda harus mengetahui kekurangan yang ditawarkan. Apa saja itu?

Kurang atau nyaris tidak ada kendali dari pemilik modal

Hal ini lebih didasarkan pada sistem yang sudah diatur sedemikian rupa oleh pemilik waralaba. Sehingga, pembeli waralaba itu sendiri cukup terbatas mulai dari mengeksekusi setiap ide, menambah fasilitas dan lainnya karena memang sudah tercakup dalam peraturan yang ada. Padahal, tren pasar sudah pasti mengalami perubahan dimana perilaku konsumen yang cenderung berubah ubah. 

Modal yang banyak

Kalau untuk yang satu ini memang sudah bukan rahasia lagi karena biaya yang dikenakan pun terbagi bagi. Ada biaya untuk membeli hak waralaba itu sendiri, kemudian ada biaya untuk pelatihan serta fasilitas yang dibutuhkan dan lainnya. 

Itulah beberapa penjelasan mengenai bisnis franchise lengkap dengan kelebihan dan keuntungan. Diharapkan, dengan rincian yang sudah dijelaskan disini membuat Anda bisa memutuskan memilih yang terbaik.