Manufaktur dan Produksi: Pengertian, Persamaan dan Perbedaannya

Updated May 18, 2022 • Created 5 bulan yang lalu
Manufaktur dan Produksi: Pengertian, Persamaan dan Perbedaannya

Cukup banyak orang yang memiliki anggapan bahwa tidak ada perbedaan antara manufaktur dan produksi sebagai proses dalam sebuah bisnis. Memang, kedua istilah tersebut merujuk pada proses produksi produk yang berkaitan dengan usaha serta bisnis. Hal inilah yang membuat keduanya seringkali digunakan secara bersamaan ataupun bergantian.

Padahal, perlu diketahui bahwa proses manufaktur dan proses produksi adalah dua hal yang berbeda. Lantas, apa saja perbedaan diantara keduanya?

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa hal terkait proses manufaktur dan proses produksi mulai dari pengertian, persamaan dan perbedaannya. Penasaran? Simak ulasan selengkapnya!

Pengertian Manufaktur

Apa yang disebut dengan manufaktur sebenarnya? Secara singkat, manufaktur adalah proses konversi dari bahan baku ataupun komponen menjadi sebuah produk jadi dengan melalui beragam proses menggunakan mesin, tenaga kerja atau peralatan. Perusahaan manufaktur akan beroperasi dengan mengambil bahan mentah lalu mengubahnya menjadi barang jadi.

Dalam proses manufaktur tersebut, bahan mentah yang didapatkan bisa dipotong sesuai ukuran dan keinginan. Tujuannya, tentu saja untuk memudahkan pembentukan produk baru yang sudah jadi dan sesuai dengan standar yang diinginkan.

Dulunya, proses manufaktur ini dilakukan dengan alat yang cukup sederhana. Namun, setelah terjadinya revolusi industri di akhir abad ke-18, proses manufaktur bergeser menggunakan tenaga mesin yang bisa memberikan tingkat produksi lebih tinggi dan hasil produk yang lebih baik. Revolusi industri juga menjadi awal dari era baru manufaktur.

Pengertian Produksi

Lalu, apa yang dimaksud dengan produksi? Nah, pengertian singkat produksi adalah sebuah proses yang mengubah input menjadi output atau produk jadi. Input sendiri dalam kegiatan produksi bisa berupa bahan mentah ataupun bahan setengah jadi.

Terkait hal tersebut, proses produksi tidak hanya terbatas pada barang berwujud saja, melainkan juga tenaga kerja atau lainnya. Oleh karenanya, istilah produksi memiliki cakupan yang cenderung lebih luas.

Persamaan Manufaktur dan Produksi

Sebagaimana disinggung di awal bahwa manufaktur dan produksi sering dianggap menjadi dua hal yang sama dan tidak dibedakan. Memang, pada dasarnya, kedua proses ini memiliki persamaan yang membuat banyak orang cenderung susah membedakannya.

Nah, salah satu persamaan dari proses manufaktur dan proses produksi adalah kedua proses tersebut digunakan untuk melakukan pengolahan pada barang mentah menjadi barang jadi. Tentu, setelahnya, barang yang sudah jadi tersebut bisa dipasarkan untuk mendapatkan keuntungan dari proses transaksi yang dilakukan.

Perbedaan Proses Manufaktur dan Proses Produksi

Meskipun sekilas mirip dan juga memang memiliki persamaan diantara keduanya, namun proses manufaktur dan proses produksi memiliki beberapa perbedaan yang cenderung cukup signifikan. Adapun beberapa perbedaan dari kedua jenis proses ini diantaranya adalah sebagai berikut:

1)      Fokus konversi

Salah satu perbedaan yang sangat mencolok dari proses manufaktur dan proses produksi adalah pada fokus konversi atau perubahan yang dilakukan. Dalam hal ini, proses manufaktur cenderung lebih berfokus secara eksklusif pada konversi bahan baku berupa barang berwujud hingga menjadi sebuah produk yang sudah jadi.

Nah, di sisi lain proses produksi memiliki fokus konversi yang lebih luas. Hal ini dikarenakan proses produksi melakukan konversi tidak hanya pada barang yang berwujud saja, melainkan juga barang yang tidak berwujud.

2)      Sumber bahan baku

Hal lain yang menjadi pembeda antara proses manufaktur dan proses produksi adalah sumber bahan baku yang digunakan. Dalam hal ini, sumber bahan baku pada proses manufaktur berasal dari luar perusahaan ataupun luar produsen.

Sementara bahan baku yang digunakan pada proses produksi tidak harus berasal dari luar perusahaan. Tidak jarang jika perusahaan turut memproduksi bahan baku sendiri untuk kemudian diolah hingga menjadi barang jadi. Selain untuk menjamin kualitas dari bahan baku, alasan lainnya adalah untuk memangkas biaya yang harus dikeluarkan untuk produksi.

3)      Proses pembuatan produk

Proses pembuatan produk juga menjadi poin pada perbedaan antara proses manufaktur dan proses produksi. Dalam hal ini, proses manufaktur umumnya dilakukan dengan menggunakan kombinasi antara tenaga kerja, peralatan, serta mesin untuk melakukan produksi. Di sisi lain proses produksi bisa dilakukan tanpa menggunakan mesin.

Jika Anda menyimak, hingga saat ini masih ada perusahaan produksi yang menggunakan tenaga manual. Salah satu contoh yang paling mudah ditemukan adalah perusahaan pembuatan rokok kretek.

4)      Produk keluaran

Perbedaan lain antara proses manufaktur dan proses produksi adalah produk keluaran atau produk yang dihasilkan. Dalam hal ini, keluaran dari proses manufaktur adalah sebuah produk jadi yang berupa barang.

Hal yang berbeda akan ditemukan pada proses produksi. Hal ini dikarenakan produk keluaran dari proses produksi tidak hanya produk jadi berupa barang saja, melainkan juga jasa.

5)      Cakupan

Cakupan dari manufaktur cenderung lebih sempit karena aktivitas manufaktur adalah sebuah aktivitas yang cenderung eksklusif dan terbatas. Hal berbeda didapatkan dalam proses produksi di mana proses produksi memiliki cakupan yang cenderung lebih luas dan lebih umum.

Beberapa hal di atas adalah apa yang perlu diketahui perihal perbedaan antara proses manufaktur dan proses produksi kaitannya dengan bisnis. Bisa dilihat jika meskipun memiliki kemiripan, namun kedua proses ini cenderung memiliki perbedaan yang cukup mencolok.

Hanya saja, tentu, baik proses manufaktur dan proses produksi, keduanya bisa bekerja sama. Artinya, bisa saja sebuah perusahaan produksi memproduksi barang mentah yang nantinya akan diproses lebih lanjut oleh perusahaan manufaktur tersebut.

Mana yang Lebih Menguntungkan Antara Proses Manufaktur dan Proses Produksi?

Jika berbincang tentang mana yang lebih untung dari proses manufaktur dan proses produksi, tentu masing-masing proses memiliki keuntungannya masing-masing. Proses produksi memiliki keuntungan karena pada dasarnya ketersediaan barang mentah cenderung lebih banyak sehingga proses produksi bisa berjalan dengan lancar dalam waktu lama.

Tidak hanya itu, pada proses produksi, dimungkinkan adanya produksi secara massal. Dengan sistem produksi tersebut, tentu saja nantinya akan didapatkan produk dalam jumlah yang lebih banyak untuk memenuhi permintaan pasar dan target konsumen yang cenderung besar.

Sementara proses manufaktur memiliki keuntungan dilihat dari sistem kerja yang dilakukan. Dalam hal ini, karena proses manufaktur tidak terlibat secara langsung pada proses produksi dan pengolahan bahan baku menjadi bahan mentah, maka proses pembuatan barang jadi dalam perusahaan manufaktur bisa dilakukan dengan lebih cepat dan lebih efisien.

Hanya saja, barangkali, kelemahan dari proses manufaktur adalah produksi yang tidak bisa dihasilkan secara massal. Hal ini dikarenakan proses manufaktur setidaknya memiliki ketergantungan pada barang mentah yang akan diproses untuk menjadi barang jadi sebelum nantinya dipasarkan.

Demikian beberapa ulasan terkait manufaktur dan produksi mulai dari pengertian, persamaan dan perbedaan diantara keduanya. Anda bisa mencari tahu contoh perusahaan manufaktur dan perusahaan produksi yang ada di Indonesia untuk melihat bagaimana kedua tipe perusahaan tersebut bekerja dan membuat produk jadi untuk dipasarkan. Semoga bermanfaat.

 

Related posts:
  1. Ini 5 Aktivitas Marketing Agar Customer Berpotensi Mau Beli
  2. 4 Langkah Dasar Sebelum Produk Diluncurkan di Market
  3. Cara Mudah Riset Produk dan Target Pasar Bisnis Online Shop Baju
  4. 7 Cara Tentukan Produsen Baju yang Tepat Agar Bisnis Melesat
  5. Strategi Jitu Menanggapi Pelanggan dengan Ramah dan Cepat
Dwika
Author
Dwika
Bagikan