Bayangin kamu udah kirim barang pagi-pagi, packing rapi, pickup udah jalan. Sore harinya, muncul notifikasi: “Kak, resinya kok belum bisa dicek ya?”
Padahal kamu udah kirim. Tapi karena sistem belum update, di mata customer: kamu ngaret, kamu lambat, kamu yang salah.
Dan bener aja, 2 jam kemudian, nada mereka mulai berubah. Nada chat makin “menekan”. Kadang bukan salah kamu, tapi ya kamu yang kena duluan. Kenapa yang kena semprot justru kamu, padahal kamu bukan kurirnya?
Sebagai tim di KiriminAja, kami sering dengar curhatan kayak gini. Apalagi dari seller yang serius urus operasional, tapi tetap kena akibat kalau resi telat update. Untungnya, ada cara biar kamu nggak terus-terusan jadi sasaran.
Di era serba instan, customer itu maunya serba cepat dan transparan. Sudah order/pesan, tracking harus langsung aktif. Sekali resi tidak update dalam hitungan jam, langsung deh mereka gelisah.
Yang sering dilupain: customer nggak terlalu peduli siapa kurirnya. Di kepala mereka, kamu adalah "sumber jawaban".
Kalau sampai tracking kosong lebih dari 24 jam, efeknya bisa panjang: bintang toko turun, review negatif, bahkan diserang di media sosial. Dan itu bukan karena produkmu jelek, tapi karena pengalaman kirimnya bikin deg-degan.
Yup, kamu.
Seller jadi garda depan komunikasi. Semua masalah, dari paket delay sampai resi telat update, kamu yang harus jelasin. Padahal kamu nggak punya kontrol langsung atas sistem scan gudang atau keterlambatan pickup.
Kasus kayak gini sering kejadian:
“Kak, kok resinya belum update ya?”
“Kak, kirimnya beneran udah dikirim kan?”
“Kak, saya cancel aja deh kalau belum dikirim...”
Dalam waktu 1 hari aja, kamu bisa kehilangan satu closing, satu rating, dan satu pelanggan loyal — cuma karena sistem tracking delay.
Kalau kamu lagi ngalamin ini, kamu nggak sendiri. Dan kamu bisa cegah efek domino ini sebelum makin panjang.
Biar fair, kita bahas juga kenapa ini bisa terjadi.
Ada beberapa alasan teknis kenapa resi tidak update:
Kalau kamu tahu ini, kamu bisa lebih siap. Dan bisa jelasin ke customer tanpa drama.
Ini bisa kamu pakai:
Dengan begitu, kamu bisa edukasi pembeli sekaligus jaga kepercayaan tanpa harus ngeles tiap hari.
Nah ini yang sering dilupain seller.
KiriminAja punya sistem pelacakan yang update otomatis dari berbagai ekspedisi. Jadi, kamu bisa lihat status kiriman tanpa harus cek satu-satu.
Fitur-fitur yang bantu kamu tetap adem walau resi telat update:
Bahkan kamu bisa kirim barang dan tracking langsung dari dashboard. Nggak perlu lagi buka 3-4 tab cuma buat pastiin paket udah jalan.
Kalau kamu sering ngalamin customer rewel gara-gara resi tidak update, bisa baca artikel tentang customer rewel gara-gara resi tidak update untuk dapat insightnya.
Salah satu user KiriminAja, owner brand fashion di Bandung, cerita:
“Dulu bisa 5-10 customer komplain per minggu soal resi nggak jalan. Sejak pakai KiriminAja, angka itu turun drastis. Notifikasi jalan otomatis, kita bisa fokus jualan.”
Bedanya bukan di jumlah kiriman, tapi di cara kamu kelola sistem tracking-nya.
Kamu memang bukan kurir, tapi di mata customer kamu tetap yang pertama kali dicari. Dan itu artinya, kamu butuh solusi logistik yang bantu kamu di garis depan.
“Seller cerdas bukan yang kerja lebih keras, tapi yang kerja lebih cerdas.”
Jangan biarkan performa toko kamu rusak karena resi yang telat update. Pakai KiriminAja sekarang dan jadilah seller yang selalu selangkah di depan.
Kalau kamu udah serius jualan, saatnya serius juga jaga reputasi pengirimanmu. Daftar dan kirim barangmu via KiriminAja sekarang juga — mumpung sistemnya bisa bantu kamu tenangin customer sebelum mereka semprot-semprot duluan.
Pamungkas
Diposting 18 Juli 2025
Ecommerce
Artikel Terkait
#BantuMenujuLebihMaju
Jadikan pengalaman pengiriman paket lebih mudah dengan aplikasi KiriminAja.
Atau versi Web Dashboard
PT Selalu Siap Solusi
Jl. Palagan Tentara Pelajar No.77, Mudal, Sariharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
© 2020 - 2025 PT Selalu Siap Solusi
This site is protected by reCAPTCHA and the Google