Strategi Marketing CashBack untuk Memikat Pelanggan

Updated September 28, 2022 • Created 7 bulan yang lalu
Strategi Marketing CashBack untuk Memikat Pelanggan

Strategi marketing di era saat ini yang paling banyak dilakukan oleh pengusaha yaitu promosi cashback menguntungkan konsumen dan bisnis. Cash back sendiri merupakan penawaran dimana Anda sebagai pembeli akan diberikan pengembalian uang tunai atau uang virtual dari persentase yang telah diatur oleh penyedia layanan. Uang tersebut tentunya bisa didapatkan bila Anda memenuhi syarat yang diberikan. Misal minimal pembelian 50.000,- akan diberikan cashback Rp 10.000,- 

Apa Itu Cash Back?

Cashback adalah hadiah yang diberikan kepada konsumen untuk melakukan pembelian dan membelanjakan uang pada bisnis tertentu. Hadiah biasanya berupa persentase dari jumlah yang mereka belanjakan untuk pembelian itu.

Jumlah cashback yang ditawarkan oleh bisnis bervariasi, dan dalam beberapa kasus, Anda bisa mendapatkan penawaran yang berbeda pada waktu  tertentu.

Bedanya Cashback dan Diskon

Diskon telah menjadi cara yang lebih umum untuk mempromosikan penjualan dan menarik konsumen baru, tetapi laba atas investasi untuk promosi ini terus menurun dan membuatnya kurang efisien. Diskon juga memiliki efek samping yang tidak diinginkan karena mereka merusak nilai merek dan mencegah pembeli membelanjakan harga penuh untuk pembelian di masa mendatang.

Pembeli terbiasa mengasosiasikan produk mereka dengan harga yang sering diturunkan dan memilih untuk membeli merek hanya jika kampanye diskon efektif. Sederhananya, diskon mengurangi nilai merek Anda sehingga menganggap merek Anda murah atau bahkan buruk kualitasnya.

Kampanye cashback, di sisi lain, menciptakan insentif untuk membeli tanpa mengorbankan nilai merek atau merugikan merek itu sendiri. Jenis pelanggan setia ini adalah kekuatan sejati sebuah merek dan justru inilah yang bisa dimenangkan dengan strategi cashback.

Jenis-Jenis Cashback

Ketika Anda memilih sesuatu produk, apa yang menjadi salah satu pertimbangan? Salah satunya pasti promo ya? Secara umum terdapat beberapa jenis cashback yang harus Anda ketahui di bawah ini.

 

  1. Cash Back Kartu Kredit

Cashback pertama yang sering didapatkan berasal dari kartu kredit. Cashback ini merupakan salah satu program yang dikeluarkan oleh suatu bank tertentu untuk memberikan keuntungan kepada penggunanya.

Bank penerbit kartu kredit akan memberikan pengembalian sejumlah uang atau limit jika mencapai nominal tertentu. Semakin besar jumlah uang yang Anda keluarkan, semakin besar pula cashback yang Anda dapatkan.

Bahkan saat ini beberapa bank sudah mengeluarkan kartu kredit cashback yaitu kartu kredit yang khusus memberikan cash back tertentu, namun kembali lagi syaratnya harus tetap dipenuhi.

 

  1. Cashback E-commerce atau toko online

Untuk cashback yang satu ini pasti sudah sangat familiar ya. Bagaimana tidak? Hampir semua e-commerce di Indonesia pasti menggunakan promo ini.

Promo cashback toko online biasanya tidak berupa pengembalian uang tunai langsung tetapi toko akan memberikan cashback untuk Anda gunakan dalam pembelian berikutnya di toko online yang sama.

Jadi untuk pembelian selanjutnya kamu akan mendapatkan diskon sebesar cashback yang kamu kumpulkan. Besarnya cashback yang Anda dapatkan, akan ditentukan oleh toko online tersebut.

 

  1. Cashback Properti

Untuk promo cashback jenis ini mungkin akan sedikit berbeda dengan cashback lainnya dan sedikit kurang familiar di telinga.

Cashback property sendiri merupakan program yang dikeluarkan oleh developer properti untuk memberikan keuntungan dimana mereka akan memberikan cashback jika konsumen membeli properti yang mereka jual. Biasanya developer properti akan memberikan cashback berupa barang sebagai pelengkap properti yang dibeli, misalnya TV, AC, Kulkas, dll.

 

  1. Cashback Sepeda Motor

Ada beberapa developer yang memberikan cashback berupa kendaraan bermotor, misalnya sepeda motor jika harga propertinya cukup besar. Promosi ini terbukti cukup efektif untuk menarik konsumen, karena konsumen beranggapan akan mendapatkan reward setelah membeli properti yang memiliki harga tinggi karena akan mendapatkan cashback yang besar.

Hadiah cashback dapat berbentuk poin — dengan poin yang biasanya dapat ditukarkan dengan properti dengan harga mahal tersebut.

 

  1. Cashback di Dealer

Saat Anda membeli mobil di dealer, cash back memiliki arti yang unik. Anda mungkin menemukan Cash Back Saat berbelanja dengan kartu kredit tertentu atau melakukan pembelian di toko tertentu.

Di dealer, cash back adalah potongan harga yang ditawarkan oleh produsen mobil yang ingin Anda beli. Rebate cashback ini tidak disediakan oleh dealer tempat Anda berbelanja. Namun, produsen mengizinkan dealer untuk mengiklankan potongan harga ini. Ketika Anda membiayai biaya penuh mobil dengan penawaran uang kembali, pabrikan memberi Anda jumlah uang yang diiklankan.

 

Keuntungan cashback untuk Pebisnis

Ini dia beberapa keuntungan bagi pebisnis yang menerapkan sistem cash back, Yuk ketahui lebih detail.

 

  1. Memikat pelanggan untuk berganti merek

Promo cashback membantu merek Anda naik di atas persaingan, memenangkan pelanggan baru, dan mendapatkan penjualan langsung dari nilai tambah yang dapat Anda berikan.

Penawaran Anda bisa menjadi faktor penentu bagi pelanggan untuk memilih antara merek Anda dan merek lain, bahkan jika mereka cenderung setia pada merek lain tersebut.

Jika konsumen memiliki pengalaman positif dengan merek Anda di luar promosi, ini adalah peluang besar bagi Anda untuk membangun hubungan itu dan mendorong bisnis yang berulang.

 

  1. Tanggung jawab ada di tangan pelanggan

Meskipun bijaksana untuk menganggarkan untuk kepatuhan penuh dengan program cashback, sebagian besar pelanggan tidak memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk mengakses cashback mereka. Ada beberapa alasan untuk ini – mereka mungkin lupa tentang penawaran atau gagal mengirimkan klaim mereka dalam periode promosi.  

Apa pun alasannya, kami dapat menyimpulkan bahwa promosi uang kembali berkontribusi pada keputusan pelanggan untuk membeli meskipun mereka mungkin tidak mengambil tindakan yang diperlukan untuk menebus hadiah mereka. Tawaran cashback menarik konsumen untuk membeli dari suatu merek atas dasar bahwa itu bisa menjadi titik harga yang lebih rendah daripada apa yang ditawarkan merek lain.

 

  1. Akses ke lebih banyak data pelanggan

Konsumen harus memberikan informasi spesifik saat menukarkan nilai cashback mereka. Beberapa data ini diperlukan sebagai bagian dari proses klaim, yaitu bukti pembelian, detail pembayaran, dll.

Namun, pertanyaan lebih lanjut dapat diajukan untuk menyelidiki lebih dalam pengalaman pelanggan dengan merek Anda dan dapat sangat berguna dalam mengarahkan upaya promosi dan manajemen hubungan pelanggan di masa depan. Pertanyaan taktis dapat membantu memperbaiki profil pelanggan Anda dan memberikan wawasan tentang di mana letak loyalitas pelanggan Anda. Selain itu, pertanyaan yang Anda ajukan berfungsi untuk menetapkan tren penting yang dapat dianalisis dan digunakan untuk meningkatkan proposisi Anda.

 

  1. Meningkatkan visibilitas merek

Kesadaran merek adalah blok bangunan mendasar dari loyalitas merek. Hal tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perilaku konsumen dan dapat sangat mempengaruhi niat beli. Promosi harga secara alami menarik minat konsumen dan berdampak positif pada visibilitas merek. Keunggulan menjalankan promosi cashback adalah meskipun merek Anda menerima peningkatan eksposur karena penawaran yang menarik, nilai yang dirasakan merek tidak terpengaruh karena titik harga tetap sama dan sejajar dengan merek lain.

 

Itulah ulasan mengenai cashback yang sering dijadikan strategi marketing oleh para pengusaha untuk mendapatkan keuntungan. Nah, gimana jadi program cashback menarik bukan? Adalagi nih satu aplikasi pengiriman, yang banyak promonya! Yuk Cobain KiriminAja.

1 Aplikasi multi ekspedisi yang bisa permudah segala urusan kirimanmu. Mulai dari bebas pilih ekspedisi, bisa kirim COD hingga pencairan dana COD harian.

Menarik bukan? Yuk download sekarang Disini

 

 

 

Related posts:
  1. 6 Langkah Mudah Melakukan Riset Pasar untuk Pemula Bisnis Skincare
  2. 11 Ide Promo yang Menarik untuk Meningkatkan Penjualan
  3. Cara Menanggapi Keluhan dan Komplain Komplain Konsumen pada Bisnis Anda
  4. 14 Langkah Promosi Skincare Melalui Media Social
  5. 9 Tips Packing Produk Berkualitas yang Aman dan Elegan
Dwika
Author
Dwika
Bagikan