Kamu pernah ngerasa semua udah dijalanin—iklan jalan, harga udah bersaing, pelayanan juga sigap—tapi tetap aja customer nggak balik lagi?
Ini cerita klasik yang sering kami dengar dari seller online. Di satu sisi, biaya buat dapetin customer baru makin mahal, tapi di sisi lain, pelanggan lama kok malah “hilang”?
Nah, di sinilah pentingnya paham satu hal yang sering disalahpahami: churn. Dan lebih spesifik lagi: apa perbedaan antara voluntary churn dan involuntary churn?
Karena nggak semua pelanggan cabut karena mereka nggak suka produk kamu. Kadang… ya karena error sistem, atau hal sepele yang nggak kamu sadari. Tim KiriminAja sering bantu seller investigasi hal-hal kayak gini—dan biasanya hasilnya mengejutkan.
Apa perbedaan antara voluntary churn dan involuntary churn?
Secara sederhana:
Pahami ini, dan kamu bisa bikin strategi retensi pelanggan yang lebih tajam.
Voluntary churn terjadi saat pelanggan secara sadar memutuskan untuk tidak melanjutkan transaksi atau langganan.
Contohnya:
Ini semua keputusan sadar. Pelanggan bisa saja masih butuh produk kamu, tapi memilih pergi karena alasan rasional atau emosional.
Involuntary churn terjadi tanpa disengaja oleh pelanggan. Biasanya karena faktor teknis atau administrasi yang bisa dicegah.
Contoh nyata:
Padahal, niat beli masih ada. Tapi prosesnya gagal di tengah jalan.
Kalau kamu mau tahu gimana cara mendeteksi dua jenis churn ini, cek artikel kami tentang cara melacak customer churn secara otomatis. Ini bisa jadi senjata utama kamu.
Banyak seller yang gabung KiriminAja cerita kalau pelanggan mereka lebih betah karena notifikasi pengiriman & pickup selalu up-to-date.
Kalau pelanggan tahu paketnya diproses cepat, kemungkinan gagal bayar juga makin kecil. Yuk, daftar dan kirim barangmu via KiriminAja hari ini. Banyak tools gratis yang bisa bantu kamu tekan churn!
“Mencegah churn lebih murah daripada mencari pelanggan baru.”
Banyak seller sibuk promosi ke luar, tapi lupa ‘ngurus’ pelanggan yang udah ada. Padahal kalau ditata ulang sedikit proses dan komunikasinya, angka repeat order bisa naik signifikan.
Jangan cuma fokus jualan cepat, tapi pikirkan juga hubungan panjangnya. KiriminAja bisa bantu kamu jaga koneksi itu—nggak cuma kirim barang, tapi juga kirim kepercayaan.
Kamu sekarang udah tahu apa perbedaan antara voluntary churn dan involuntary churn, dan kenapa itu penting banget buat strategi retention kamu.
Jangan tunggu sampai pelanggan benar-benar pergi baru sadar. Yuk, mulai review sistemmu hari ini, dan biar KiriminAja bantu kamu tetap dekat dengan pelanggan.
Daftar dan kirim barangmu via KiriminAja sekarang juga—karena menjaga pelanggan lebih hemat, dan jauh lebih berharga.
Pamungkas
Diposting 15 Juli 2025
Bisnis
Artikel Terkait
#BantuMenujuLebihMaju
Jadikan pengalaman pengiriman paket lebih mudah dengan aplikasi KiriminAja.
Atau versi Web Dashboard
PT Selalu Siap Solusi
Jl. Palagan Tentara Pelajar No.77, Mudal, Sariharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
© 2020 - 2025 PT Selalu Siap Solusi
This site is protected by reCAPTCHA and the Google