Apa Itu Brand Story? Simak Penjelasan Lengkapnya Berikut Ini

Updated September 28, 2022 • Created 7 bulan yang lalu
Apa Itu Brand Story? Simak Penjelasan Lengkapnya Berikut Ini

Brand story adalah cerita yang dibuat perusahaan untuk menjelaskan mengapa kampanye marketing tersebut dibuat dan  mengapa bisnis ini muncul. Hingga pada akhirnya semua orang tahu bahwa bisnis ini akan menjadi solusi di tengah masyarakat.

Dengan begitu maka calon pelanggan akan mengetahui bahwa bisnis ini dibuat tidak hanya sekedar muncul untuk memenuhi pasar. Namun, lebih dari itu juga akan membangun koneksi yang sangat kuat antara pebisnis dan pelanggan.

Ada banyak sekali contoh yang bisa kita lihat dimana sebuah brand memberikan tagline tertentu agar koneksi bisa terjalin dengan kuat antara pelanggan dan produk tersebut. Ketika mendengar campaign atau tagline mengenai produk tersebut, masyarakat akan secara otomatis berpikir tentang produk yang dimaksud.

Mengapa Brand Story Dibutuhkan Oleh Bisnis?

Sebuah bisnis tidak bisa berjalan begitu saja tanpa perencanaan dan strategi yang matang. Itulah sebabnya, cerita dari sebuah produk juga sangat penting dan dibutuhkan oleh bisnis agar dapat terus eksis. Berikut beberapa alasannya :

1. Dapat Membangun Kepercayaan Pelanggan Terhadap Perusahaan

Salah satu alasan mengapa cerita mengenai produk itu sangat penting adalah karena dapat membangun kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan khususnya produk tersebut. Banyak contoh dimana audience dapat merasakan emosional terhadap hal yang berhubungan dengan produk tersebut. Hal tersebut kemudian menumbuhkan kepercayaan pelanggan. 

2. Membuat Perusahaan Disukai Oleh Banyak Orang

Banyak orang yang akan menghabiskan uang mereka untuk sekedar pergi ke bioskop maupun membeli sebuah DVD. Lebih dari sekedar menonton film, namun lebih tepat lagi, mungkin yang mereka inginkan adalah sebuah cerita. Orang-orang yang menginginkan cerita yang bagus dan menarik, sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan inspirasi baru tentang kehidupan. Jika Anda bisa mengembangkan bisnis dengan kisah pribadi Anda, mengapa tidak?

3. Membentuk Persona Perusahaan 

Apabila karakter branding bisnis sudah kuat, maka secara langsung akan berdampak pada persona perusahaan yang dijalankan. Branding semacam itu juga akan membuat orang-orang lebih memahami Anda sebagai pelaku bisnis. 

 

Cara Membuat Brand Story Yang Autentik 

Untuk bisa membuat brand story yang autentik dan menarik, maka perlu memikirkan keaslian dari cerita yang dikemas secara unik. Berikut ini beberapa cara yang perlu diketahui untuk mewujudkan cerita dari produk agar bisa menarik minat pelanggan, diantaranya :

1. Pahami Produk Dengan Baik 

Langkah pertama dalam membuat cerita produk tentu saja adalah memahami produk itu sendiri. Bagaimana Anda akan mengemas cerita yang menarik jika tidak mengetahui tujuan dari cerita tersebut akan mengarah ke mana. oleh karena itulah untuk mengemasnya, harus paham produk yang cocok dengan kisah tersebut. Bukan tanpa alasan, jika membuat cerita merek yang tidak ada kaitannya dengan produk, tentu dapat menjadi sebuah kesalahan yang berujung kerugian. Untuk mengetahui produk yang cocok dengan cerita yang akan dibuat, maka perhatikan pertanyaan berikut ini.

  • Apakah produk tersebut mampu memecahkan masalah atau haruskah hal tersebut membuat konsumen merasakan hal tertentu?
  • Bagaimana kualitas dan harga dari produk yang ditawarkan
  • Bagaimana produk tersebut memiliki keunikan dan berbeda dari produk milik kompetitorPikirkan Ide Cerita Yang Menarik

2. Pikirkan Ide Cerita yang Menarik

Terlepas dari apapun produk, layanan, maupun merek yang akan dipasarkan, pebisnis tetap harus memiliki kisah yang menarik untuk tetap ada hingga hari ini. Apabila tidak menyadari cerita menarik tersebut, mungkin perlu melakukan kilas balik dan mempelajari bisnis sehari-hari. Karena tidak sedikit brand yang tidak menyadari kisah-kisah hebat yang sudah mereka miliki.

Dengan menjawab pertanyaan berikut ini, diharapkan bisa melakukan pemecahan masalah dan menemukan jawaban untuk menciptakan kisah yang menarik.

  • Siapa perusahaanmu? : Pertanyaan ini ditujukan untuk menunjukkan merk dari sebuah perusahaan. Sebagai contohnya yaitu pada saat perayaan 10 tahun perusahaan, maka pemilik perusahaan akan menceritakan kisah asal usul bagaimana akhirnya bisa sampai hingga saat ini dan menuliskan pelajaran terbesar dari perjalanan sebuah perusahaan.
  • Apa yang perusahaan atau brand anda lakukan? : untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan cara memikirkan produk ataupun layanan yang telah diberikan kepada konsumen
  • Adakah fitur menarik dan unik dari produk tersebut, atau adakah hal berkesan yang didapatkan pelanggan dari layananmu? : pada umumnya cerita ini akan bermula dari sebuah masalah yang terjadi, kemudian berbuah solusi melalui produk dan layanan tersebut
  • Bagaimana Anda membuat produk maupun layanan tersebut? : tidak semua orang mengetahui bagaimana pembuatan produk dan seberapa sulit proses yang harus ditempuh. Hal ini bisa menjadi sebuah kisah yang menarik untuk diketahui pelanggan 

3. Lakukan Uji Coba Ide Yang Ditemukan 

Apabila sudah menemukan ide cerita produk yang menarik maka cobalah untuk menguji ide tersebut agar sesuai untuk dibuat. Lakukan uji coba ide tersebut dengan beberapa pertanyaan berikut ini.

  • Apakah sudut pandang yang unik dan menarik dari kisah ini?
  • Mengapa saya perlu menceritakan kisah ini?
  •  Nilai apa yang akan bisa diberikan bagi persona saya?
  • Apa yang pelanggan ambil dari kisah ini? 

Jika dari jawaban pertanyaan tersebut membuat Anda semakin yakin bisa membuat konsep cerita yang menarik dan autentik, maka bisa berlanjut ke tahap selanjutnya.

4. Memilih Format yang Tepat 

Jika Ide yang sudah dirancang dengan baik maka kemudian perlu memilih platform yang tepat untuk bisa mengomunikasikan ide tersebut. Sesuaikan format cerita produk dengan ide cerita Anda seperti artikel, studi kasus, infografis, video, animasi, maupun yang lainnya. Pilihlah format yang benar-benar tepat dan sesuai agar hasilnya juga maksimal.

5. Buatlah Narasi 

Jika format sudah dipilih, maka langkah yang tidak kalah penting adalah membuat cerita narasi. Pada tahapan ini, perlu mengasah sudut pandang dan membangun narasi yang mampu membuat orang lain menjadi penasaran.  Struktur dari narasi biasanya akan mengacu pada piramida Gustav Freytag yang berisi eksposisi, komplikasi, klimaks, resolusi, dan konklusi.

Terlepas dari alur tersebut, maka dapat membawa cerita produk ini dalam bentuk tutorial, before after, cerita pribadi, kompetisi, dan masih banyak lagi. Semua itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan.

6. Tambahkan Ciri Khas Merek

Ada hal yang perlu diingat bahwa setiap konten cerita yang dibuat, tetap harus memiliki ciri khas dari merek tersebut. Contohnya logo, jargon, visual produk meskipun bentuknya tidak mencolok. Dengan begitu maka akan membuat pelanggan menjadi mengerti bahwa konten cerita tersebut datang dari brand perusahaan Anda.

Ciri khas ini akan membawa brand semakin dikenal baik oleh masyarakat. Oleh karena itu, jangan sampai hal ini terlewatkan begitu saja.

Itulah ulasan lengkap mengenai brand story dan bagaimana cara membuatnya agar tampak menarik dan autentik. Dengan cerita dibalik produk yang dikemas menarik akan membuat orang lebih tertarik terhadap produk dari perusahaan Anda. 

Berdasarkan informasi di atas, Anda tidak dapat menyangkal pentingnya Brand story dalam memperkuat Brand kamu di masyarakat, jangan lupakan untuk mempersiapkan opsi pengiriman yang melayani sistem COD ya, karena konsumen saat ini lebih memilih opsi pembayaran di tempat atau Cash on Delivery karena mereka merasa lebih aman ketika sudah memegang barang yang mereka beli baru membayarnya. Tapi tenang, kini ada aplikasi yang bernama KiriminAja.

Satu aplikasi multi fungsi yang permudah semua urusan pengirimanmu, dengan berbagai fitur mulai dari bebas pilih ekspedisi, bisa reqeust pickup bahkan hingga pencairan dana COD harian. Banyak bukan fiturnya? yuk cobain KiriminAja.


 

Pakai KiriminAja, Bebas Pilih Ekspedisi, Permudah Kirimanmu.

 

 

Related posts:
  1. 6 Langkah Mudah Melakukan Riset Pasar untuk Pemula Bisnis Skincare
  2. 11 Ide Promo yang Menarik untuk Meningkatkan Penjualan
  3. Cara Menanggapi Keluhan dan Komplain Komplain Konsumen pada Bisnis Anda
  4. 14 Langkah Promosi Skincare Melalui Media Social
  5. 9 Tips Packing Produk Berkualitas yang Aman dan Elegan
Dwika
Author
Dwika
Bagikan