Brand Identity untuk Memperluas Bisnis

Updated September 28, 2022 • Created 10 bulan yang lalu
Brand Identity untuk Memperluas Bisnis

Ada banyak cara yang bisa digunakan dalam mengenali seseorang. Misalnya saja dari gayanya dalam bicara atau juga beberapa hal lain seperti mata, suara dan postur tubuh. Tapi apakah cara yang sama bisa digunakan untuk mengenali identitas bisnis atau yang dikenal dengan brand identity? 

Pada dasarnya mengenal identitas bisnis hampir sama dengan cara dalam melihat sebuah merek. Apa yang bisa Anda lihat pada sebuah merek nantinya akan menentukan penilaiannya. Misalnya Anda akan menilai positif atau justru sebaliknya. 

Cara pandang seperti inilah yang menjadikan identitas brand atau bisnis penting untuk diperhatikan. Karena hal inilah membangun identitas dari brand perlu dibangun dengan baik dan cara khusus. Berikut ada beberapa penjelasannya. 

Mengenal Brand Identity

Brand identity merupakan elemen yang terlihat pada sebuah merek. Contohnya saja logo, gaya tulisan, desain, warna dan lainnya. Elemen tersebut berfungsi sebagai sarana agar orang mengenal atau melakukan identifikasi bisnis. 

Identitas sendiri akan menjadikan ciri khas tersendiri dan pembeda dari lainnya. Anda juga pasti tidak mau jika bisnis disamakan dengan para kompetitor lainnya bukan? 

Manfaat Membangun Brand Identity

Seperti penjelasan awal identitas brand adalah hal yang sangat penting. Selain bisa digunakan untuk mengenalkan bisnis, berikut beberapa manfaat lainya:

  1. Menyebarkan Brand Awareness

Identitas bisnis yang konsisten mampu menjadikan pelanggan lebih mengenal serta familiar terhadap bisnis Anda. Sehingga hal ini bisa jadi langkah awal agar para pelanggan nantinya bisa  mengidentifikasi brand milik Anda atau dengan kata lain brand awareness.  Caranya adalah dengan membuat identitas dari brand yang unik, memiliki ciri khas serta mudah diingat.  

  1. Media atau Sarana Bersaing dengan Para Kompetitor

Banyak model promosi yang bisa Anda buat dengan identitas brand. Oleh sebab itu sebaiknya maksimalkan pemakaian identitas brand pada berbagai macam hal. Tujuannya adalah untuk menciptakan awareness yang semakin kuat.

Contohnya sendiri dengan membuat desain web yang unik serta khas. Selain itu Anda juga bisa mencoba beberapa hal baru seperti membuat merchandise maupun souvenir yang menggunakan identitas brand. Pada intinya Anda perlu menyajikan identitas bisnis kepada para konsumen lewat layanan ataupun produk. 

  1. Bangun Basis Pelanggan Loyal

Apabila saat ini Anda sudah punya brand awareness  kuat, maka ada kemungkinan besar nantinya para pelanggan jadi lebih meningkat. Anda membangun basis pelanggan loyal dengan beberapa faktor dari brand awareness yang ada di bawah ini:

  • Anggapan jika produk dapat diandalkan

  • Produk dinilai mempunyai  kualitas baik

  • Keberadaan dari sosial media semakin membuat familiar

  • Pelayanan maupun produk brand menjadikan pelanggan merasa senang

  • Menarik konsumen sampai terinspirasi pada visi brand

  1. Cabang dari Bisnis Lebih Diterima

Ketika identitas dari merek sudah mulai dikenal terlebih secara online nantinya Anda pun akan lebih mudah menjalankan bisnis yang lebih besar. Misalnya Saja dengan membuka cabang baru, maka akan jauh lebih mudah diterima.

Identitas brand yang dikenal secara online bisa merambah lebih banyak pelanggan pada berbagai macam tempat. Dalam hal ini ketika Anda hendak membukan canang baru, toko offline, sistem reseller nantinya tidak akan memerlukan usaha yang lebih keras untuk marketing. 

Cara dalam Membangun Brand Identity

Membuat brand identity pada dasarnya memang tidaklah mudah. Anda membutuhkan banyak waktu bahkan tenaga dan strategi khusus supaya identitas bisa sejalan terhadap karakter bisnis sampai manfaatnya bisa dirasakan.  Berikut langkah atau strategi sebelum membuat desain brand:

  • Memastikan strategi untuk branding

  • Lebih mengenali pembeli

  • Melakukan identifikasi kompetitor

  • Lakukan audit brand

  • Merefleksikan identitas brand

Agar lebih jelas berikut adalah penjelasan dari strategi di atas:

1.Menuntaskan Strategi Branding

Identitas brand jadi bagian dalam strategi branding Anda. Jadi secara umum ada tiga hal branding yang wajib  dikerjakan, yaitu:

  • Inti brand

Langkah dalam inti brand adalah Anda perlu menentukan dasar-dasar dari brand. Beberapa dasar brand tersebut seperti visi serta misi, tujuan dari brand, nilai atau value dan lainnya. Langkah ini berfungsi sebagai dasar untuk pijakan  proses branding berikutnya.

  • Pesan Brand 

Selanjutnya Anda perlu menunjukkan  apa yang hendak disampaikan merek bisnis. Contohnya misal menggunakan tagline, karakter, value, manfaat yang  diterima konsumen dan lainnya.

  • Identitas Brand

Cara yang bisa digunakan agar brand bisa dikenal lebih luas adalah dengan warna, logo, dan lainnya. 

Caranya:

Sebagai langkah yang harus, pastikan jika poin inti brand serta pesan brand telah selesai. Tujuannya adalah supaya brand identity bisa mempunyai pondasi kuat.

2.Kenali dan Pahami Buyer Persona

Menjadikan buyer persona sama dengan  dengan menjadikan gambaran pelanggan. Langkah ini nantinya dapat membantu bentuk  pendekatan secara maksimal dalam menggaet konsumen. Berikut cara-caranya:

  • Buatlah profil pelanggan agar bisa terlihat seolah-olah nyata. Misalnya, menggunakan beberapa hal seperti latar belakang dari pendidikan, demografis, kebiasaan berbelanja, dan lain sebagainya.

  • Mengenali masalah dari pelanggan atau dikenal dengan pain points.

  • Mengidentifikasi tujuan pelanggan 

  • Menciptakan karakter brand.

3.Identifikasi Kompetitor

Tujuan dari langkah yang ketiga ini adalah mencegah terjadinya kesan mirip atau menjiplak identitas para kompetitor. Walaupun kadang kala memang tidak disengaja. Selanjutnya bertujuan juga untuk menjadikan identitas jadi naik ke level berikutnya daripada kompetitor. Ini cara-caranya:

  • Membandingkan secara visual brand dari para kompetitor. Misalnya saja logo, warna dari dominan, tipografi, dan lain sebagainya.

  • Mencari letak kesamaan yang ada di antara para kompetitor.

  • Mengidentifikasi poin perbedaan agar bisa digunakan

4. Melakukan Audit Brand

Langkah berikutnya yakni melakukan audit pada brand Anda sendiri. Sebaiknya Anda mengenali brand sendiri lebih dalam  sebelum Anda mulai membuat brand identity. Caranya:

  • Lakukan survey atau juga bisa dengan menyebar kuesioner dengan pertanyaan terkait brand. Anda bisa memberikannya baik  ke internal tim, karyawan, partner kerja, serta para pelanggan.

  • Lakukan analisis data serta hasil survey, deskripsikan dengan lengkap

  • Menyusun segala masukan, kritik, sekaligus saran

  • Ambilah kesimpulan mengenai keadaan dari identitas brand dan juga langkah dalam meningkatkan brand identity.

5.Konsep Dasar dari Visual Identitas Brand

Di tahap ini, Anda wajib bisa memperoleh gambaran maupun konsep dari identitas brand. Meskipun begitu Anda tidak langsung bisa memulai mendesain. Langkah-langkahnya:

  • Tulis dengan konsep dari brand Anda.

  • Anggap jika tim tidak mengetahui apapun, selanjutnya buat detail konsep yang lengkap

  • Menunjukkan tantangan dari setiap desain dengan tujuan supaya tim desain mengetahui poin yang mana perlu untuk diperhatikan pada setiap desain.

  • Membuat konsep yang singkat serta cukup informasi. Pastikan jangan terlalu sedikit sebab tim Anda dapat merasa kebingungan atau juga kelebihan  informasi jadi identitas brand justru akan melenceng jauh

  • Lakukan interaksi maupun briefing bersama tim untuk mempersatukan pikiran. 

Bagaimana brand identity jadi faktor yang cukup penting bukan? Di atas adalah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk membangun identitas brand yang sesuai dan mampu memperkenalkan bisnis ke ranah yang lebih .

Related posts:
  1. 6 Langkah Mudah Melakukan Riset Pasar untuk Pemula Bisnis Skincare
  2. 11 Ide Promo yang Menarik untuk Meningkatkan Penjualan
  3. Cara Menanggapi Keluhan dan Komplain Komplain Konsumen pada Bisnis Anda
  4. 14 Langkah Promosi Skincare Melalui Media Social
  5. 9 Tips Packing Produk Berkualitas yang Aman dan Elegan
Ruth
Author
Ruth
Bagikan