Mengapa Feedback Sangat Penting Dalam Dunia Bisnis?

Updated September 28, 2022 • Created 7 bulan yang lalu
Mengapa Feedback Sangat Penting Dalam Dunia Bisnis?

Feedback merupakan aktivitas yang sering dilakukan dalam keseharian. Suatu respon atau umpan balik yang disampaikan oleh komunikan atau penerima pesan setelah menerimanya dari komunikator.

Sebagai contoh, sebagai karyawan maka akan mendapatkan umpan balik dari atasan mengenai kinerja yang selama ini sudah ditunjukkan. Umpan balik tersebut tentu saja akan memberikan pengaruh terhadap kinerja karyawan tersebut ke depannya.

Dalam dunia bisnis pun, umpan balik bisa diterima pebisnis dari pelanggan. Pebisnis sendiri akan merasa bersemangat ketika pelanggan memberikan umpan balik bahwa mereka menyukai produk yang dibeli dan berencana akan membeli lagi di kemudian hari.

Pentingnya umpan balik ini akan memberikan efek positif apabila penerima bisa melihat dari sisi positif. Meskipun umpan balik yang diberikan adalah kekurangan maupun hal yang bersifat negatif dari produk tersebut.

Umpan balik yang jujur akan membuat respon yang bagus. Oleh karena itulah setiap umpan balik yang bernada tidak setuju akan lebih baik apabila ditambahkan dengan saran maupun solusi agar bisa lebih baik kedepannya.

Jenis-Jenis Feedback

Pada dasarnya, umpan balik terdiri dari beberapa jenis yang disesuaikan dengan hasil responnya. Berikut ini penjelasannya.

1. Umpan Balik Positif

Umpan balik positif adalah umpan balik yang hasilnya menunjukkan bahwa komunikan memberikan persetujuan maupun bersedia mengikuti usulan yang disampaikan padanya. Mereka dengan senang hati menerima respon tersebut sesuai dengan tujuan dari komunikator. Hal itu berarti kedua pihak sama-sama paham dan mengerti mengenai hal yang dikomunikasikan.

2. Umpan Balik Negatif

Sedangkan untuk umpan balik negatif kebalikan dari umpan balik positif. Komunikan akan merespon dengan pernyataan tidak setuju, bahkan acuh tak acuh. Tidak jarang juga bersikap tidak suka terhadap apa yang disampaikan padanya.

3. Umpan Balik Netral

Umpan balik jenis ini berada di tengah-tengah alias netral. Jenis ini tidak jelas mengarah ke umpan balik negatif maupun positif. Sebagai contoh yaitu ketika Anda tidak menanggapi atau justru diam saja terhadap hal yang disampaikan orang lain terhadap Anda.

4. Umpan Balik Internal

Umpan balik internal adalah feedback yang disampaikan oleh komunikan untuk dirinya sendiri. Maksudnya adalah ketika menyampaikan sesuatu, namun kemudian menyadari ada kalimat yang salah untuk diucapkan. Kemudian kalimat tersebut dibenarkan dengan kalimat lain yang dianggap lebih tepat.

5. Umpan Balik Eksternal

Umpan balik jenis ini lebih umum terjadi di kalangan masyarakat bahkan dalam dunia bisnis. Biasanya umpan balik yang disampaikan bisa dalam bentuk positif atau bahkan negatif. Tergantung setiap orang melihat dari sudut pandang perspektif mereka masing-masing.

Pentingnya Feedback Untuk Bisnis

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, umpan balik yang efektif akan memberikan manfaat baik bagi penerima masukan maupun organisasi terkait. Sebenarnya seperti apa pentingnya umpan balik ini khususnya dalam dunia bisnis? Ini penjelasannya.

1. Umpan Balik Selalu Ada

Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap kegiatan yang meliputi lingkungan bisnis akan menghasilkan umpan balik. Baik yang disengaja maupun yang tidak. Umpan balik yang disengaja ada dalam bentuk survei karyawan, penilaian kinerja, kolom kritik, maupun evaluasi kerja.

Namun pada prakteknya, setiap kali terjadi komunikasi antar pekerja, pelanggan, vendor, investor, maupun yang lainnya, memunculkan umpan balik. Untuk itulah, umpan balik adalah hal yang tidak bisa dihindari begitu saja.

2. Merupakan Alat Untuk Mendengarkan Secara Efektif

Sebagai pemilik bisnis, kadang kala mengalami kesulitan dalam mendengarkan suara dari pihak-pihak terkait bisnis yang sedang dijalankan. Oleh karena itulah, umpan balik menjadi alat yang sangat efektif untuk mendengarkan pendapat dari orang-orang yang bisa membantu mengembangkan bisnis.

Dengan menggunakan alat survey, pemilik bisnis bisa mengetahui apakah produk sudah diterima dengan baik dan tanggapan atas produk tersebut. Hal tersebut juga berlaku dalam lingkungan internal. Alat survey digunakan untuk mengetahui tanggapan mengenai skema kerja dan kebijakan kerja.

3. Bisa Dijadikan Motivasi

Dengan meminta umpan balik ternyata membuat karyawan dapat termotivasi untuk bekerja dengan lebih baik lagi. mereka akan merasa dihargai dan merasa dapat membantu merumuskan keputusan bisnis. Umpan balik dari klien, vendor, dan orang yang memegang peran penting dalam bisnis dapat digunakan untuk memotivasi dalam membangun hubungan kerja yang lebih baik lagi.

4. Dapat Meningkatkan Kinerja

Umpan balik yang berisi tanggapan negatif maupun kritik merupakan alat yang baik untuk dapat membangun dan membantu merumuskan keputusan yang lebih baik. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan produk dan kinerja.

5. Umpan Balik Adalah Alat Untuk Terus Belajar

Luangkan waktu untuk bertanya dan belajar mengenai pengalaman seseorang yang bekerja dengan organisasi Anda. Umpan balik yang terus berkelanjutan sangat penting agar perusahaan maupun organisasi tetap selaras dengan tujuan, membuat strategi, meningkatkan hubungan, dan  masih banyak lagi. pembelajaran yang berkelanjutan adalah kunci untuk peningkatan yang lebih baik.

6. Umpan Balik Publik Dapat Mendatangkan Pelanggan

Umpan balik yang diakses oleh publik dapat meningkatkan kemungkinan datangnya pelanggan baru. Umpan balik publik atau ulasan online ini biasanya ditulis oleh pelanggan sesuai dengan pengalaman mereka dapat meningkatkan minat dari pelanggan lainnya. 

Cara Memberikan Umpan Balik 

Dalam menyampaikan umpan balik, ada beberapa hal yang harus dilakukan dengan baik. Apa saja itu? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Sampaikan Dengan Jelas Dan Spesifik

Sampaikan umpan balik secara jelas dan spesifik agar lebih mudah diterima dan dipahami. Arti spesifik di sini adalah umpan balik maupun tanggapan yang disampaikan harus dilakukan secara detail agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

2. Lakukan Secara Tertutup

Fungsi dari umpan balik sendiri adalah supaya pemilik bisnis bisa memperbaiki kekurangan dan meningkatkan berbagai kelebihan. Untuk itulah, dalam menyampaikan umpan balik usahakan secara tertutup agar orang lain tidak mengetahuinya, terutama pada kekurangan yang dimiliki.

3. Berikan Waktu Untuk Merespon

Apabila umpan balik sudah disampaikan, maka berikanlah waktu pada komunikator untuk memberikan tanggapan atau respon pada apa yang sudah disampaikan. Karena sejatinya umpan balik adalah jenis komunikasi dua arah yang terjadi antara komunikator dan komunikan.

Meskipun melakukan komunikasi pada bawahan, namun mereka juga tetap mempunyai hak untuk memperoleh waktu dalam merespon umpan balik tersebut.

4. Ciptakan Suasana Yang Hangat

Ketika menyampaikan umpan balik, sebaiknya berusaha untuk membuat suasana menjadi lebih hangat dan kondusif. Usahakan untuk tidak memberikan emosi sesaat agar apa yang disampaikan bisa diterima dengan baik oleh komunikan.

5. Lakukan Follow Up

Hal terakhir yang harus dilakukan adalah follow up setiap umpan balik yang sudah diutarakan kepada para komunikan. Perhatikan setiap progres perkembangannya agar apa yang disampaikan bisa dikerjakan dengan baik.

Baik feedback positif maupun negatif merupakan informasi yang sangat berharga dan membantu untuk membuat keputusan penting. Suatu bisnis yang memiliki kinerja baik adalah bisnis yang secara konsisten mencari dan menghargai umpan balik untuk terus meningkatkan dan memperbaiki produk dan kinerjanya. Meningkatkan kualitas penjualan adalah salah satu jalan dalam scalup bisnismu, selain meningkatkan kualitas produkmu, layanan juga merupakan salah satu hal penting, terutama fitur fitur yang dapat memudahkan calon konsumen. Salah satunya fitur COD karena konsumen saat ini lebih memilih opsi pembayaran di tempat atau Cash on Delivery karena mereka merasa lebih aman ketika sudah memegang barang yang mereka beli baru membayarnya. Tapi tenang, kini ada aplikasi yang bernama KiriminAja.

Satu aplikasi multi fungsi yang permudah semua urusan pengirimanmu, dengan berbagai fitur mulai dari bebas pilih ekspedisi, bisa reqeust pickup bahkan hingga pencairan dana COD harian. Banyak bukan fiturnya? yuk cobain KiriminAja.

 

Pakai KiriminAja, Bebas Pilih Ekspedisi, Permudah Kirimanmu.

 

Related posts:
  1. 6 Langkah Mudah Melakukan Riset Pasar untuk Pemula Bisnis Skincare
  2. 11 Ide Promo yang Menarik untuk Meningkatkan Penjualan
  3. Cara Menanggapi Keluhan dan Komplain Komplain Konsumen pada Bisnis Anda
  4. 14 Langkah Promosi Skincare Melalui Media Social
  5. 9 Tips Packing Produk Berkualitas yang Aman dan Elegan
Dwika
Author
Dwika
Bagikan