Cara Membuat Brand identity yang Kuat, Bisnis Melesat

Updated September 28, 2022 • Created 10 bulan yang lalu
Cara Membuat Brand identity yang Kuat, Bisnis Melesat

Bisnis dapat dikenal dengan adanya brand identity yang kuat, sehingga para konsumen dan calon pelanggan tertarik untuk menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Oleh karena itu, membuat identitas brand yang menarik memang sangatlah penting seperti penggunaan desain, gaya tulisan, dan logo sehingga dapat memberikan kesan merk yang mudah diingat.

 

Manfaat membuat brand dapat menyebarkan awareness agar konsumen lebih familiar dengan produk Anda sehingga dapat menjadi salah satu trik jitu untuk bersaing dengan kompetitor. Selain itu, bisnis Anda juga akan mendatangkan pelanggan yang loyal. 

 

Jika dikemudian hari Anda akan membangun cabang di daerah lain maka akan memudahkan mendatangkan jumlah pelanggan cukup banyak dalam waktu yang tepat.

 

Cara Membangun Brand Identity Cepat dan Mudah

Apabila Anda tertarik untuk membangun brand identity dengan waktu cepat melalui cara yang mudah maka Anda dapat melakukan beberapa langkah di bawah ini.

 

  1. Buat Konsep Dasar Visual 

Pertama, silahkan Anda membuat konsep dasar visual terlebih dahulu untuk mendapatkan konsep atau gambaran identitas brand yang akan didesain semenarik mungkin. Pastikan, Anda membuat konsep yang kreatif secara menyeluruh untuk membuat  infografis, website, logo, dan desain yang lainnya.

 

Sebaiknya, Anda tulis konsep brand mulai dari judul, ringkasan konsep, budget, target, desain, tone bahasa, referensi desain secara detail agar dapat dijadikan sebagai pembanding dengan kompetitor dengan tampilannya lebih menarik.

 

  1. Menuntaskan Strategi Branding

Berikutnya, silahkan Anda menuntaskan strategi branding dengan menentukan dasar brand identitas seperti yang akan Anda buat mulai dari visi dan misi, tujuan brand, value yang dimiliki, dan yang lainnya.

 

Berikutnya, buat juga pesan branding sebagai salah satu strategi untuk menunjukkan apa yang akan disampaikan brand Anda sendiri dengan menggunakan karakter brand, tagline, dan value proposition.

 

  1. Memahami Buyer Persona 

Anda juga harus memahami buyer persona terlebih dahulu agar dapat membuat gambar pelanggan untuk menjalankan pendekatan maksimal dalam mendapatkan konsumen atau pembeli.

 

Hal yang dapat Anda lakukan yaitu dengan cara mengembangkan strategi marketing, menyesuaikan produk atau layanan, menentukan brand identity, dan peluang membuat produk atau layanan baru.

Hal tersebut bertujuan agar identitas brand yang dibuat memang sudah cocok dengan karakter buyer masing-masing sehingga brand atau merek perusahaan Anda menjadi lebih dipercaya dan diterima.

 

  1. Mengidentifikasi Kompetitor

Anda juga sebaiknya melakukan identifikasi kompetitor agar dapat membuat brand identity dengan tujuan untuk mencegah adanya kesan mirip atau plagiat identitas kompetitor, meskipun tidak sengaja. Selain itu, Anda dapat membuat  identitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan lawan bisnis.

 

Caranya yaitu Anda dapat membandingkan secara visual brand kompetitor, lalu cari letak kesamaan antar kompetitor kemudian silahkan Anda mengidentifikasi poin perbedaan yang bisa brand Anda gunakan untuk menarik perhatian para konsumen atau calon pembeli.

 

  1. Lakukan Audit Brand

Langkah selanjutnya, Anda juga diminta untuk mengaudit brand dengan mengenali lebih dalam brand identity yang akan dibuat dengan mengaudit apakah identitas bisnis yang sekarang sudah cocok dengan visi misi, apakah pelanggan akan ingat dengan brand identity.

 

Dengan mengaudit beberapa hal tersebut maka Anda akan mengetahui hal selanjutnya yang harus dilakukan atau dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan identitas yang cocok untuk perusahaan Anda.

 

Anda juga dapat melakukan audit dengan menyebar kuesioner yang berisi dengan beberapa hal yang berkaitan dengan visi dan misi yang sudah Anda buat agar lebih yakin dengan brand identity yang akan digunakan.

 

Apa Saja Identitas Brand Identity?

Apabila Anda belum tahu apa saja identitas brand identity maka dapat memahami ulasannya lebih detail dalam penjelasannya di bawah ini.

 

  1. Desain Website

Pertama, terdapat desain website yang dijadikan sebagai representasi brand dalam dunia maya atau online. Melalui website maka Anda dapat melakukan promosi, penjualan, dan branding sehingga tampilannya memang harus menarik mewakili brand.

 

Anda dapat menggunakan logo, tipografi, warna dan template visual ke dalam desain website sehingga tampilannya lebih menarik. Jadi, pastikan website Anda sudah memenuhi hirarki visual  agar dapat menonjolkan ciri khas website dibandingkan dengan web kompetitor. 

 

  1. Logo

Logo perusahaan menjadi ikon brand yang paling utama untuk dilihat oleh orang lain sehingga Anda akan lebih dikenal oleh calon konsumen dibandingkan dengan brand lainnya. Oleh karena itu, Anda harus membuat logo yang unik dan otentik.

Cara membuat logo yaitu silahkan Anda mencari inspirasi dengan mengumpulkan gambar visual berupa sketsa logo yang dikombinasikan dengan gambaran logo sesuai dengan yang diinginkan.

 

Dengan demikian pastikan Anda membuat logo yang tidak sama dengan logo kompetitor agar tidak dinilai plagiat.

 

  1. Warna Dominan

Apabila Anda sudah menentukan logo maka tentukan warna domainnya agar web terlihat menarik. Memang penggunaan warna dalam website dapat menambahkan karakter brand identity yang akan dibuat sehingga akan menjadi pembeda dengan bisnis lainnya.

 

Nah, warna dalam website tersebut digunakan dalam proses branding yang secara konsisten akan membangun image brand agar lebih kuat secara visual oleh para konsumen. 

 

Dengan demikian maka Anda disarankan untuk tidak memilih warna yang terlalu banyak  karena warna yang sangat banyak akan terlihat nabrak.

 

  1. Tipografi

Anda juga disarankan untuk membuat tipografi sebagai brand identity dengan mengusung gaya penulisan yang akan digunakan sehingga tulisannya menjadi lebih mudah dibaca. Disarankan untuk memilih satu font utama kemudian maksimal dua font tambahan. Anda dapat menggunakan font utama untuk nama brand, nama produk, dan yang lainnya. 

 

Anda juga dapat menggunakan dua font tambahan untuk membedakan heading, quote, penulisan nama orang, body text, isi infografis, paragraf, dan yang lainnya. Silahkan buat aturan tipografi dengan ukuran 15 untuk judul dan 12 untuk isi teks sehingga tulisannya akan terlihat lebih rapi.

 

  1. Template Visual

Agar identitas brand terlihat lebih konsistensi maka Anda dapat membuat template visual maka kesemua identitasnya seperti infografis, fotografi, ilustrasi, dokumen, dan lainnya mempunyai warna yang sama sehingga terlihat rapi dan warnanya tidak tabrakan.

 

Atau Anda dapat mengatur template visualnya dengan mengatur Font yang digunakan,  grid atau layout, tabel, mind map, chart,  ukuran minimal dan maksimal piksel, format hasil infografis, dan aspek yang lainnya. 

 

Anda juga sebaiknya mengatur dalam aspek fotografi dan ilustrasi seperti brightness, kontras, membuat filter khusus, menentukan ukuran foto, dan aspek menarik lainnya sekreatif mungkin.

 

  1. Atur Template Dokumen

Anda sebaiknya juga mengatur template dokumen seperti mengatur kop surat, amplop, tanda tangan email, dan aspek dokumen lainnya. Selain itu, Anda juga dapat mengatur font, ukuran, warna, dan desain lainnya semenarik mungkin.

Demikianlah seputar penjelasan mengenai  cara membuat brand identity yang mudah agar dapat menambah jumlah pembeli dan konsumen dengan cepat.

Related posts:
  1. 6 Langkah Mudah Melakukan Riset Pasar untuk Pemula Bisnis Skincare
  2. 11 Ide Promo yang Menarik untuk Meningkatkan Penjualan
  3. Cara Menanggapi Keluhan dan Komplain Komplain Konsumen pada Bisnis Anda
  4. 14 Langkah Promosi Skincare Melalui Media Social
  5. 9 Tips Packing Produk Berkualitas yang Aman dan Elegan
Ruth
Author
Ruth
Bagikan