Menyiapkan Modal untuk Bisnis Skincare

Updated August 16, 2022 • Created 2 bulan yang lalu
Menyiapkan Modal untuk Bisnis Skincare

Italian Trulli

Memulai bisnis dengan menjadi reseller skincare merupakan pilihan yang tepat. Pasalnya, skincare adalah produk kebutuhan yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk menjaga dan melindungi kulitnya.
Selain banyak dibutuhkan masyarakat, produk skincare juga tidak akan mati karena tidak mengenal waktu atau musiman. Jika Anda tertarik untuk menjadi reseller skincare, ketahuilah modal awal yang harus dipersiapkan berikut ini.

Modal Awal Menjadi Reseller Skincare Online

Dalam menjalankan usaha bisnis skincare, harus ada modal biaya yang harus dipersiapkan. Diantaranya yaitu:

1. Kuota Internet

Berbisnis online tentu saja membutuhkan biaya untuk kuota internet. Tanpa adanya kuota maka Anda tidak bisa berjualan dan berkomunikasi dengan konsumen.


Biaya kuota internet tergantung dari provider yang Anda gunakan. Misalnya untuk provider simpati kuota 10 GB untuk 30 hari sebesar Rp. 85 ribu. Namun jika Anda membutuhkan banyak kuota lebih dari 10 GB, maka harganya bisa mencapai hampir Rp. 200 ribu.


Jika Anda berjualan di rumah bersama keluarga, sebaiknya gunakan saja Wifi yang bebas kuota, sehingga Anda tidak perlu khawatir kehabisan kuota kecuali sudah waktunya untuk membayar. Jika memasang wifi, Anda hanya dikenakan biaya Rp. 260 ribu - Rp 500 ribu saja.

2. Kebutuhan Packing Produk

Produk skincare yang harus Anda kirim pastinya harus menggunakan jenis packing yang aman. Kebutuhan packing tersebut diantaranya:


? Kardus Rp. 2.500/pcs
? Plastik packing Rp. 23 ribu / 100 pcs
? Bubble wrap Rp. 25 ribu / roll
? Styrofoam Rp 5 ribu / lembar
? Printed tape Rp. 8 ribu / pcs
? Koran bekas Rp. 25 ribu / kilo


Itulah beberapa opsi pilihan untuk kebutuhan packing. Semua kebutuhan tersebut bisa Anda gunakan bisa juga tidak. Pastikan bahan packing dapat menjaga skincare tetap aman.

3. Ads / Iklan

Untuk menjangkau konsumen lebih luas, Anda bisa menggunakan Ads atau iklan. Penggunaan Ads ini sangat efektif untuk konsumen yang sering membeli skincare.


Ads dapat ditayangkan melalui berbagai platform, seperti Instagram, TikTok, Youtube, Facebook, dan lain-lain. Berikut adalah rincian biayanya,


? Instagram Ads Rp. 25 ribu / hari (estimasi jangkauan 150 - 300)
? Facebook Ads Rp. 25 ribu / hari (estimasi jangkauan 150 - 300)
? Google Ads, biaya klik mulai dari Rp. 800 ribu pada Search, Rp. 150 ribu pada Display dan Rp. 30 rupiah per-view pada Video.
? TikTok Ads Rp. 1.650 ribu / 3 hari (estimasi jangkauan 3.000 - 10.000)
? Youtube Ads Rp. 28 ribu - Rp. 125 ribu / 2 minggu


Bagi reseller kami menyarankan untuk menggunakan Instagram Ads atau Facebook Ads karena harganya terjangkau. Selain itu, jangkauannya juga akan lebih tepat.

4. Produk Skincare

Harga produk skincare berbeda-beda pada setiap brand nya. Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan. Berikut adalah beberapa brand skincare yang menawarkan paket skincare untuk reseller atau agen:


? MS Glow, mulai dari Rp. 220 ribu / paket
? Trueve, mulai dari Rp. 1.224 ribu / paket
? Avoskin Rp. 2.900 ribu / paket

Itu dia beberapa brand skincare yang membuka reseller atau agen. Masih ada banyak lagi brand yang bisa Anda cari. Cara mendapatkan supplier yang terpercaya, Anda bisa mengunjungi marketplace officialnya atau mencari distributor di Instagram

Modal Awal Menjadi Reseller Skincare Offline

Menjual barang secara offline tentu berbeda dengan menjualnya secara online. Berikut adalah rincian modal awal yang harus Anda persiapkan.

1. Etalase

Etalase adalah rak kaca yang digunakan untuk menyimpan produk skincare. Anda dapat membelinya di berbagai toko atau marketplace. harganya bermacam-macam sesuai dengan ukuran dan kualitas. Namun harga pasarannya berkisar Rp. 1.275 ribu / meter.

2. Kursi

Agar Anda nyaman saat menjaga toko, maka Anda membutuhkan kursi sebanyak 2 - 5 untuk tim Anda atau bahkan untuk konsumen Anda. Harganya pun bermacam-macam karena ada berbagai jenis, diantaranya kursi bar, kursi kayu, atau kursi susun. Untuk harga kursi kayu, dimulai dari harga Rp. 95 ribu-an. Sementara untuk kursi bar Rp. 380 ribu-an dan kursi susun, Rp. 170 ribuan.

3. Meja

Selain etalase dan kursi, tentu Anda membutuhkan meja sebagai alat penunjang penyimpanan barang. Biasanya meja digunakan untuk kasir atau alat penyimpanan lainnya. Sama seperti kursi dan etalase, harga meja bermacam-macam, tergantung dengan jenisnya, diantaranya meja kasir kayu Rp. 340 ribu-an, meja khusus kasir Rp. 3.500 ribu-an, meja minimalis Rp. 2.500 ribu-an.

4. Sewa Toko

Untuk menjual produk skincare secara offline, tentu saja Anda membutuhkan tempat. Harga sewa toko sebenarnya tergantung dari beberapa faktor. Rata-rata harga pasaran untuk sewa toko Rp. 10 juta per tahunnya. Jika Anda menemukan harga yang lebih murah, maka akan lebih bagus. Namun, pastikan letak toko Anda tidak jauh dari keramaian.

Tips Bisnis Reseller Skincare dengan Modal Minim

Mungkin banyak dari Anda yang ingin memulai bisnis menjadi reseller, namun sayangnya terkendala karena kurangnya modal biaya. Hal ini seringkali terjadi, terutama bagi mereka yang belum berpenghasilan.


Pasalnya, rata-rata reseller brand skincare sudah menyediakan paket dengan harga ratusan hingga jutaan rupiah. Dengan ketentuan tersebut, banyak orang yang akhirnya mengundurkan diri untuk menjadi reseller.


Berikut ini tips modal biaya minim yang bisa Anda lakukan untuk menjadi reseller skincare.

1. Pemilihan Brand Skincare

Ada banyak pilihan brand skincare di Indonesia yang bisa Anda pilih untuk menjadi reseller. Pilih lah brand skincare yang menawarkan harga paket murah. Untuk mendapatkannya Anda bisa tanya ke admin supplier tersebut.


Ingat, jangan hanya bertanya pada satu supplier saja, Anda bisa bertanya pada brand skincare lainnya. Setelah itu, Anda bisa membandingkan ketentuan mana yang lebih menguntungkan.

2. Pilih Menjadi Dropshipper

Berbeda dengan reseller yang membeli produk terlebih dahulu, baru bisa menjualkannya. Dengan menjadi dropshipper Anda bisa menjual produk tanpa harus membeli produk.


Apabila ada brand skincare yang juga menawarkan dropship, maka pilih lah untuk menjadi dropshiper. Karena tugas Anda hanyalah mempromosikan barang saja, apabila ada konsumen yang beli, Anda tinggal menghubungi admin brand skincare tersebut untuk mengirimkannya.


Akan lebih mudah lagi, jika supplier skincare tersebut memiliki platform yang memudahkan dropship untuk membeli produknya. Contohnya di marketplace seperti Shopee.

3. Membeli Produk Sesuai Budget

Sebenarnya jarang sekali ada supplier skincare yang menawarkan produk satuan pada reseller. Biasanya brand skincare yang namanya sudah besar hanya menawarkan paket saja, karena akan lebih efektif dan menguntungkan.


Apabila ternyata Anda menemukan supplier skincare yang menawarkan produk satuan. Maka Anda sangatlah beruntung, pasalnya tidak banyak yang menawarkan reseller sesuai dengan budget yang dimiliki.

4. Pahami Kebijakan Brand

Pahamilah kebijakan brand yang diberikan untuk reseller. Selain menawarkan paket skincare, ada juga yang menawarkan diskon dengan jangka waktu khusus untuk para reseller yang tertarik bergabung.


Pastikan Anda tidak melewati momen tersebut, karena apabila kesempatannya sudah habis, kesempatan itu mungkin tidak akan datang 2 kali. Maka dari itu, sebaiknya pantengi media sosial setiap brand skincare.

Keuntungan Menjadi Reseller Skincare

Bisnis skincare secara online banyak disukai oleh anak muda karena terbukti menghasilkan keuntungan yang sangat lumayan. Melalui jaringan internet, Anda bisa menjangkau masyarakat Indonesia untuk mempromosikan produk skincare.


Jika Anda masih ragu untuk menjadi reseller skincare, maka ketahuilah apa saja keuntungannya.

1. Belajar Berbisnis

Skincare adalah produk yang memiliki berbagai macam produk, dengan fungsi dan khasiat yang berbeda-beda. Otomatis suatu hari nanti akan ada konsumen yang menanyakan perihal produk. Dengan menjadi reseller skincare, Anda bisa belajar bagaimana melayani konsumen dengan memberikan penjelasan tentang produk.

2. Bebas Atur Stok Barang

Anda tidak perlu khawatir tentang urusan stok barang. Biasanya supplier akan membebaskan resellernya untuk mengatur stok barang. Apabila kondisi shop Anda sedang sepi, maka Anda tidak wajib menyetok, sementara ketika shop Anda sedang ramai, Anda bisa stok barang berapa saja.

3. Bisa Menjadi Bisnis Sampingan

Berjualan skincare bisa dijadikan sebagai bisnis sampingan, sangat cocok bagi Anda yang hobi berjualan namun bekerja sebagai pekerja kantoran. Anda bisa menawarkan produk skincare ke semua kerabat Anda. Pastikan Anda memahami produk skincare tersebut, agar saat ditanya secara langsung Anda bisa menjawabnya.

4. Tidak Mudah Kadaluarsa

Produk skincare memang memiliki masa kadaluarsa, namun tidak secepat produk makanan. Sangat aman jika Anda masih memiliki stok yang banyak. Jadi, Anda tidak perlu terburu-buru untuk menghabiskan barang jualan.


Itu dia berbagai keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menjadi reseller skincare. Bagi Anda yang ingin memulainya, janganlah ragu. Terapkan modal awal menjadi reseller skincare yang sudah kami jelaskan sebelumnya. Dengan demikian, Anda bisa lebih percaya diri untuk berbisnis secara online.


Untuk urusan pengiriman paket, serahkan semuanya ke aplikasi KiriminAja. Melalui aplikasi tersebut Anda akan diberikan kemudahan untuk pengiriman paket dengan berbagai ekspedisi.


Banyak fitur dan tawaran menarik lainnya yang bisa Anda dapatkan, salah satunya mengirimkan paket COD! Segera download aplikasi >> KiriminAja dan dapatkan kemudahan pengiriman dengan fitur menarik lainnya!

Related posts:
  1. 6 Langkah Mudah Melakukan Riset Pasar untuk Pemula Bisnis Skincare
  2. 11 Ide Promo yang Menarik untuk Meningkatkan Penjualan
  3. Cara Menanggapi Keluhan dan Komplain Komplain Konsumen pada Bisnis Anda
  4. 14 Langkah Promosi Skincare Melalui Media Social
  5. 9 Tips Packing Produk Berkualitas yang Aman dan Elegan
Roid Faruq
Author
Roid Faruq
Tags No tags.
Bagikan